Di sisi lain, Andi Rosman belum tergesa-gesa mengikuti tren kebijakan kerja fleksibel yang belakangan mulai diterapkan pemerintah pusat. Rencana penerapan Work From Anywhere (WFA) di lingkup Pemkab Wajo, menurut dia, masih membutuhkan kajian mendalam.
“Kami masih mengkaji hari apa yang paling tepat untuk penerapan WFA di Wajo,” ujarnya.
Sikap hati-hati itu menunjukkan pendekatan yang cenderung adaptif. Alih-alih mengadopsi kebijakan secara seragam, Pemerintah Kabupaten Wajo memilih menimbang kondisi daerah sebelum mengambil keputusan. (R/Ddy)
















