Hari demi hari, tanpa gemuruh tepuk tangan, ia terus berkarya dari rumahnya. Hingga akhirnya, ketekunan itu menemukan jalannya. Karya Masniati terpilih untuk tampil di panggung nasional, dalam ajang “Persit Bisa Berdaya dan Berkarya” yang akan digelar di Balai Kartini Expo. Dari ruang sederhana tempat ia menenun, langkahnya kini menjejak ibu kota.
Perjalanan ini bukan tentang keberuntungan semata. Ini adalah hasil dari konsistensi, kesabaran, dan keyakinan bahwa apa yang ia lakukan memiliki arti. Di tengah gempuran produk modern dan serba instan, ia memilih bertahan pada proses—pada nilai yang tak bisa digantikan mesin.
Keikutsertaannya bukan hanya kemenangan pribadi. Ia membawa nama daerahnya, membawa semangat para pelaku UMKM, dan membawa pesan bahwa karya dari kampung pun mampu berdiri sejajar di panggung nasional.
Masniati membuktikan satu hal sederhana namun kuat: bahwa mimpi tidak selalu lahir dari tempat yang besar, tetapi dari hati yang tekun dan tangan yang tak lelah berkarya. (R/Ddy)
















