Pelaksanaan tes ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi ketat sebelum para kandidat ditetapkan secara definitif sebagai pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar.
Penggunaan fasilitas laboratorium komputer di Pesantren Al-Qamar dimaksudkan agar proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel melalui sistem berbasis digital.
Kehadiran jajaran Kemenag dan Bagian Kesra Pemda Takalar dalam acara ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mengawal proses regenerasi lembaga pengelola zakat tersebut.
”Kami berharap melalui seleksi ini, pimpinan BAZNAS yang baru dapat segera menjalankan program-program strategis yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















