Home / Jakarta / Sulsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIB

Final Piala Dunia 2026, Argentina vs Spanyol, Lionel Messi Memburu Trofi Dunia Kedua

Lionel Andrés Messi Cuccitini.

Lionel Andrés Messi Cuccitini.

MEDIASINERGI.CO

MAKASSAR – Lionel Andrés Messi Cuccitini kembali berdiri di ambang sejarah. Kapten Argentina itu akan memimpin Albiceleste menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di Atlanta Stadium, Kamis 16 Juli 2026.

Sepak Bola Argentina lolos melalui perjuangan yang tidak mudah. Sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, sang juara bertahan membalikkan keadaan melalui Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada menit ke-90+2.

Messi tidak mencetak gol, tetapi menjadi pusat kebangkitan Argentina. Pemain berusia 39 tahun tersebut terlibat dalam gol penyama kedudukan sebelum mengirimkan umpan silang yang diselesaikan Lautaro menjadi gol kemenangan.

Baca Juga:  Muhammad Tito Karnavian Apresiasi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Gelar HUT Dekranas 2026

Hasil itu membawa Argentina ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Mereka kini akan menghadapi Spanyol, tim yang lebih dahulu memastikan tempat di partai puncak setelah menyingkirkan Prancis 2-0 pada semifinal pertama.

Pertemuan Argentina dan Spanyol menghadirkan final yang sarat kualitas. Albiceleste datang dengan pengalaman, mental juara, serta kemampuan bangkit dari situasi sulit. Di sisi lain, La Roja memperlihatkan permainan terorganisasi, penguasaan bola kuat, dan keberanian terus menyerang.

Bagi Messi, pertandingan tersebut dapat menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Setelah membawa Argentina menjadi juara pada 2022, ia kini memiliki kesempatan langka untuk menutup perjalanan di panggung terbesar sepak bola dengan dua gelar dunia secara beruntun.

Baca Juga:  Bawaslu Wajo Ajak Wartawan Bersinergi Kawal Pemilu Legislatif dan Pilpres

Keberhasilan mempertahankan gelar juga akan menempatkan Argentina dalam kelompok yang sangat terbatas. Sepanjang sejarah, hanya Italia pada 1934 dan 1938 serta Brasil pada 1958 dan 1962 yang mampu menjadi juara Piala Dunia dua edisi berturut-turut.Sepak Bola

Argentina mencapai final dengan modal mentalitas yang kuat. Tim asuhan Lionel Scaloni berkali-kali lolos dari situasi sulit sepanjang fase gugur, termasuk saat bangkit melawan Mesir pada babak 16 besar dan menaklukkan Inggris pada semifinal.

Karakter tersebut akan diuji oleh Spanyol. La Roja tampil meyakinkan ketika mengalahkan Prancis dan dinilai memiliki kemampuan untuk mengontrol pertandingan melalui sirkulasi bola serta tekanan tinggi.

Share :

Baca Juga

Jakarta

Dewan Pers Dukung PWI Penanggungjawab HPN 2027 Lampung Libatkan Konstituen

Sulsel

Respons Aduan Warga, Munafri Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

Sulsel

MABA UIN Alauddin: Kampus Bukan Barak, Kami Datang untuk Belajar

Sulsel

Dukung Visi Enrekang Sejahtera, Bupati Enrekang Mutasi 38 Pejabat

Sulsel

Biar Tak Kena Masalah Saat Audit, Ini Pesan Penting Ketua AAI Sulsel Soal Pengelolaan Dana BOS

Jakarta

Akselerasi Sistem Merit, Gubernur Zainal Paliwang Paparkan Pemetaan Talenta ASN Kaltara

Sulsel

BREAKING NEWS: 81 Kursi Bergeser Di Wajo, Andi Rosman: Jabatan Baru Harus Lahirkan Perubahan

Sulsel

Doa Bersama Setahun Tragedi DPRD Makassar, Munafri: Kehilangan Nyawa Korban Tak Akan Terlupakan