Program tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang bagi peserta didik untuk memiliki kemampuan komunikasi Bahasa Inggris yang lebih baik sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari tindaklanjut terhadap kebijakan nasional di bidang pendidikan.
Menurut Dody, Pemerintah Kabupaten Takalar perlu bergerak cepat dalam mempersiapkan tenaga pendidik agar mampu menghadapi tuntutan pembelajaran yang semakin berkembang.
“Gerak cepat Bapak Bupati menuju Indonesia Emas menindaklanjuti Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 dengan membangun komunikasi dan komitmen pengembangan kompetensi tenaga pendidik melalui MoU bersama Briton English Education yang akan membentuk Sekolah Berbahasa Inggris di Takalar,” ujarnya.
Dody menambahkan, pengembangan Sekolah Berbahasa Inggris di Takalar diharapkan tidak berhenti pada kemampuan penggunaan Bahasa Inggris di dalam kelas.
Namun, program tersebut juga diarahkan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong guru dan siswa terbiasa menggunakan Bahasa Inggris dalam proses pendidikan secara bertahap.
Kerja sama dengan Briton English Education diharapkan memberikan penguatan dari sisi pelatihan, metode pembelajaran, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Program Sekolah Berbahasa Inggris ini menyasar jenjang SD dan SMP di Kabupaten Takalar. Pengembangan dilakukan secara bertahap dengan menjadikan peningkatan kualitas guru sebagai salah satu prioritas utama.
Pemkab Takalar berharap program tersebut dapat menjadi model pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Dengan kemampuan Bahasa Inggris yang semakin baik, siswa diharapkan memiliki bekal lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan serta menghadapi perkembangan dunia yang semakin terbuka.
Kolaborasi Pemkab Takalar dengan Briton English Education yang difasilitasi Konsulat Jenderal Australia di Makassar juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Tentunya kami berharap, program tersebut mampu memperkuat daya saing pendidikan daerah, sekaligus mempersiapkan generasi muda Takalar agar lebih percaya diri berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















