Home / Pendidikan / Sulsel

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:13 WIB

FKG Unhas Hadirkan Program “SAHABAT GIGI” bagi Siswa SDN 01 Tonronge

Oleh Sakinah Yasa Syahrul (Fakultas Kedokteran Gigi UNHAS)

MEDIASINERGI.CO
SIDRAP – Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah terus dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pendidikan Profesi Angkatan 69 melaksanakan program kerja bertajuk SAHABAT GIGI (Skrining dan Edukasi Kesehatan Gigi Anak Terpadu) di SDN 01 Tonronge, Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan, 30–31 Juli 2026.

Sakinah Yasa Syahrul, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi peran mahasiswa dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini.

Kegiatan SAHABAT GIGI dilatarbelakangi masih tingginya angka kasus karies gigi pada anak. Berdasarkan Global Oral Health Status Report yang diterbitkan World Health Organization (WHO) tahun 2022, sekitar 3,5 miliar penduduk dunia mengalami penyakit gigi dan mulut, dengan karies gigi yang tidak dirawat menjadi salah satu penyakit paling umum secara global. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 juga menunjukkan bahwa 56,9 persen penduduk berusia 3 (tiga) tahun ke atas mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Data tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan pencegahan sejak dini masih menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Baca Juga:  Dekatkan Polisi dengan Masyarakat, Ini yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Tempe
Pemeriksaan gigi siswa kelas I SDN 01 Tonronge

Selama 2 (dua) hari pelaksanaan, sebanyak 12 siswa kelas I SDN 01 Tonronge mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang meliputi skrining kesehatan gigi dan mulut, edukasi mengenai penyebab serta pencegahan karies, pengenalan makanan yang baik untuk kesehatan gigi, demonstrasi cara menyikat gigi yang benar, permainan edukatif, hingga sesi tanya jawab. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan.

Baca Juga:  Aspirasi LIDIK PRO Soal Pengawasan Pembangunan Diterima DPRD Wajo

Skrining kesehatan gigi dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi setiap siswa secara dini sehingga permasalahan yang ditemukan dapat menjadi perhatian orang tua maupun pihak sekolah untuk memperoleh tindak lanjut melalui pelayanan kesehatan gigi. Sementara itu, edukasi diberikan sebagai upaya membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah dasar, mengingat pada usia tersebut anak sedang berada dalam fase pertumbuhan gigi permanen yang lebih rentan mengalami karies.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab dan KONI Wajo Luncurkan Maskot Porprov 2026, Tegaskan Kesiapan Jadi Tuan Rumah

Sulsel

Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026

Sulsel

Ketika Senyum Anak-Anak Mekar di Serambi Masjid

Sulsel

Rezeki Nur Bersama Dinas DP3A Kota Makassar Perkuat Pengawasan Angkatan VIII TA 2026

Sulsel

Gelar Pengawasan Angkatan VIII, Odhika Cakra Ajak Masyarakat Berikan Saran dan Kritik Membangun

Sulsel

Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run 2026

Sulsel

Munafri Ingin RT/RW Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Lewat Pengelolaan Sampah

Sulsel

Jejak Dakwah dari Tanah Sudan Menyapa Jamaah Masjid Besar Al-Abrar