MEDIASINERGI.CO
LUWU – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kamus Arunika yang berkolaborasi dengan Universitas Kurnia Jaya Persada sukses menggelar program penguatan kapasitas kader Posyandu melalui digitalisasi layanan kesehatan. Program yang dilaksanakan pada bulan Juni–Agustus di Desa Tiromanda, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu ini berfokus pada pendampingan dan penerapan Aplikasi SAPA (Sistem Administrasi Posyandu) berbasis web.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Sri Hastari Rahayu, S.K.M., M.K.M. (Dosen STIKes Kamus Arunika), bersama anggota tim pelaksana Sri Nuriana, S.K.M., M.K.M. (STIKes Kamus Arunika) dan Hendriawan Patadungan, S.E., M.M. (Universitas Kurnia Jaya Persada), serta melibatkan mahasiswa S1 Administrasi Kesehatan, yakni Susi Jannati dan Jusnita.
Ketua Tim Pengabdi menjelaskan bahwa pencatatan dan pelaporan kesehatan ibu hamil serta balita di Desa Tiromanda selama ini masih dilakukan secara manual menggunakan buku. Hal tersebut sering kali memicu kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi data, hingga keterbatasan dalam pemantauan kesehatan berkelanjutan di tiga Posyandu setempat (Posyandu Ros 1, Ros 2, dan Ros 3).
“Kehadiran Aplikasi SAPA yang dirancang sederhana, praktis, dan adaptif ini menjadi solusi efektif. Aplikasi ini berbasis web sehingga kader tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan di smartphone. Melalui SAPA, kader dapat menginput data secara real-time, memantau penimbangan dan status gizi balita, serta mengunduh rekapitulasi laporan secara otomatis,” ujarnya.
Pelaksanaan program pengabdian ini meliputi serangkaian tahap mulai dari sosialisasi program, pelatihan literasi digital, pendampingan intensif saat pelayanan Posyandu, hingga evaluasi berkala. Sebanyak 15 kader Posyandu Desa Tiromanda yang menjadi mitra sasaran menyambut baik inisiatif ini dan dilatih hingga mandiri mengoperasikan sistem.
Ketua Kader Posyandu Desa Tiromanda, Suldiana, A.Md.Keb., mengapresiasi tinggi hadirnya program pendampingan ini menurutnya, aplikasi SAPA sangat membantu meringankan beban kerja kader dalam menyusun laporan bulanan.
Program ini sejalan dengan pencapaian SDGs Ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDGs Ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), sekaligus mendukung Asta Cita Ke-4 pemerintah dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan literasi digital masyarakat perdesaan.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih.
Keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak Tim Pengabdi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada:
















