Kunjungan dari Universitas Hasanuddin ini, dilakukan dengan tiga agenda utama. Pertama, melakukan kunjungan lahan konservasi dengan dilakukannya penyerahan bibit pohon kepada Desa Lonjoboko. Setelah itu, susur desa untuk melihat hasil pemasangan plang jalur evakuasi bencana, dan titik kumpul yang tersebar di sepanjang jalan desa. Kemudian, agenda dilanjutkan di aula kantor desa untuk meninjau dan berdiskusi terkait pengoperasian hasil perakitan alat Landslide Early Warning System (Alat pendeteksi dini tanah longsor) dan peta rawan bencana yang diinisiasi oleh tim LONTARA.
Kemudian, Dosen Pendamping tim, Ir. Dewa Sagita Alfadin Nur, S.T., M.T., menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus mengingatkan kembali komitmen yang telah dibangun kepada masyarakat dan juga mitra.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran bapak, ibu, dan pemuda Desa Lonjoboko pada kegiatan tim LONTARA hari ini. Kami sangat berharap agar kedepan tetap mendapat dukungan baik dari masyarakat dan mitra sekalian, demi memperkuat sinergi kerjasama serta keberlangsungan program,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Hasanuddin menegaskan kembali dukungannya kepada organisasi mahasiswa dalam berinovasi dan berkontribusi positif kepada sekitar. (r)















