“Keadaan yang terjadi kembali mengajarkan kita bagaimana untuk terus membangun koordinasi antar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah,” tuturnya.
“Ini sangat penting untuk menjaga bukan hanya keselamatan kita, tetapi menjaga kondisi Kota Makassar yang sama-sama kita cintai,” sambungnya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu, juga menekankan tragedi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga meninggalkan kehilangan yang jauh lebih besar.
“Kerugian ini tentu bukan hanya kerugian material, tapi kita kehilangan seorang sahabat kita, kehilangan seorang saudara, kehilangan seorang teman yang harus mengorbankan jiwa demi kebersamaan kita pada malam hari itu,” jelasnya.
Selaku Wali Kota, ia berharap momentum satu tahun tragedi tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang kesedihan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Tragedi ini tentu akan menjadi pelajaran berharga untuk kita. Harus dikenang sebagai sesuatu hal yang tidak boleh terulang lagi,” tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD harus terus membangun komunikasi dan bekerja secara bersama-sama dalam merespons berbagai aspirasi serta kebutuhan masyarakat.
“Harusnya kejadian itu terus mempererat hubungan antara legislatif dan eksekutif yang ada di Kota Makassar,” katanya.
“Bahwa kita membangun untuk merespons secara bersama-sama apa yang menjadi harapan-harapan masyarakat Kota Makassar,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar.(jk)
Editor: Syafruddin Menroja

















