Menurutnya, pengawasan secara langsung diperlukan agar jalur distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mengambil keuntungan di tengah kebutuhan masyarakat.
Selain pengawasan, Pemerintah Kabupaten Pinrang juga akan mengambil langkah dari sisi ketersediaan pasokan. Dinas terkait diarahkan untuk mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi pada setiap SPBU yang berada di Kabupaten Pinrang.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang pasokan yang lebih memadai sehingga antrean dan kesulitan masyarakat dalam mendapatkan BBM dapat ditekan.
Sementara untuk kebutuhan gas elpiji bersubsidi, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan mengajukan kuota fakultatif sebagai langkah memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat dalam kondisi tertentu.
Penambahan pasokan tersebut diharapkan tidak hanya mengatasi kelangkaan, tetapi juga membantu mengembalikan harga elpiji pada tingkat yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Wabup Sudirman berharap seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi BBM dan elpiji dapat menjalankan perannya dengan baik.
“Yang paling penting adalah masyarakat tidak dirugikan. Kita ingin memastikan kebutuhan BBM dan elpiji tersedia, distribusinya berjalan baik dan masyarakat mendapatkan dengan harga yang wajar,” tegasnya. (Tan)
















