MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Hari pertama mengenal dunia kampus ternyata menjadi pengalaman yang tidak biasa bagi sejumlah mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar. Di tengah rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), mereka mengangkat selembar kertas dengan kalimat tegas: “Tolak Militer Masuk Kampus.”8
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kegelisahan terhadap hadirnya unsur militer dalam lingkungan kampus. Bagi mereka, kampus adalah ruang sipil, tempat mahasiswa belajar, berdiskusi, bertanya, mengkritisi keadaan dan membangun tradisi berpikir bebas.
Penolakan tersebut bukan berarti menolak TNI sebagai institusi negara, tetapi mempertanyakan batas kehadiran militer di ruang akademik.
Yang kemudian menjadi perhatian adalah munculnya informasi bahwa mahasiswa yang menyampaikan sikap tersebut dapat diproses, bahkan disebut-sebut terancam sanksi hingga Drop Out.

















