Munafri menjelaskan mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk memperoleh informasi maupun melaporkan persoalan yang ditemukan di wilayah kota.
Lebih jauh, Munafri juga menitipkan pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Ia meminta mahasiswa yang baru datang ke Makassar tidak membuang sampah sembarangan dan membiasakan pengelolaan sampah dimulai dari tempat tinggal, termasuk rumah maupun kos.
“Mulai hari ini, mahasiswa baru yang datang di Kota Makassar, tolong jangan buang sampah sembarangan. Sampah harus dikelola, bukan hanya di kampus, tetapi juga di tempat kalian berdomisili,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama untuk mewariskan Kota Makassar yang sehat, bersih, dan indah kepada generasi berikutnya.
Di hadapan mahasiswa baru, Munafri menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan karakter dan akhlak harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik.
“Kami butuh mahasiswa yang cerdas, pintar, tapi juga punya akhlak, akhlakul karimah,” tegasnya.
Munafri pun mengapresiasi Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa yang terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Ia berharap para mahasiswa baru dapat tumbuh menjadi generasi yang kompeten sekaligus memiliki tanggung jawab sosial.
“Selamat datang di Kota Makassar. Insya Allah kota ini akan menjadi kota yang nyaman sebagai tempat untuk menuntut ilmu dan melanjutkan cita-cita dan harapan yang besar,” pungkasnya.(jk)
Editor: Syafruddin Menroja
















