“Pemkot Makassar siap mendukung kelancaran agenda nasional ini. Kita persiapkan sebaik mungkin agar kunjungan Presiden dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Di sisi lain, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial.
“Pemerintah membutuhkan pendekatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus membuka jalan agar keluarga miskin dapat meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga pendekatan utama dalam penanganan kemiskinan, yakni bantuan sosial dan subsidi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat.
Program pemberdayaan sosial untuk meningkatkan pendapatan keluarga, serta Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu strategi untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi.
Program Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi tersebut karena tidak hanya berorientasi pada akses pendidikan, tetapi juga mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemberdayaan keluarga.
Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
Pada saat yang sama, intervensi sosial juga diarahkan kepada orang tua agar keluarga penerima manfaat memiliki peluang meningkatkan kondisi ekonomi mereka.
Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat diharapkan tidak sekadar menjadi tempat anak-anak memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pilar-pilar sosial Kementerian Sosial menjadi bagian penting dalam memastikan program tersebut berjalan efektif di daerah,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















