Home / Sulsel

Rabu, 16 September 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Munafri Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

Khusus wilayah kepulauan, Dinas PU juga menerapkan pendekatan berbeda sesuai kondisi geografis dan sumber air yang tersedia.

Dikatakan, untuk di Pulau Lumu-Lumu dan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, pemerintah menyediakan fasilitas Air Siap Minum (Arsinum).

Teknologi tersebut digunakan untuk mengolah air payau menjadi air siap minum sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

“Kalau di Pulau Sangkarrang ada beberapa titik di tahun 2025, ada dua di Pulau Lumu-lumuk dan Barrang Caddi. Di situ bukan sumur bor, tetapi kami menyediakan alat Arsinum. Jadi air payau diolah menjadi air siap minum,” beber Zuhaelsi.

Dia menambahkan, penguatan SPAM berlanjut pada 2026, Dinas PU mengalokasikan anggaran untuk 18 lokasi.

Lokasi tersebut mencakup Kecamatan Ujung Tanah, Tallo, Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala.

Dari 18 lokasi tersebut, sebanyak 10 lokasi merupakan pembangunan SPAM baru, tiga lokasi pemeliharaan, dua lokasi peningkatan, dan tiga lokasi perluasan.

Zuhaelsi menjelaskan, satu pembangunan SPAM baru rata-rata membutuhkan anggaran sesuai kebutuhan.

Anggaran tersebut mencakup sejumlah komponen utama, seperti pekerjaan pengeboran, pembangunan reservoir, bangunan pendukung, hingga jaringan Sambungan Rumah (SR).

Baca Juga:  Sempat Saling Lapor, Karyawan dan Pelanggan PDAM Makassar Sepakat Damai

“Itu terdiri dari pengeboran, reservoir, bangunan lainnya, dan jaringan berupa Sambungan Rumah,” jelasnya.

Kapasitas layanan setiap SPAM juga dirancang untuk mengakomodasi sedikitnya 50 Sambungan Rumah. Bahkan, pada sejumlah lokasi kapasitasnya dapat menjangkau lebih dari 100 SR, tergantung kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Tidak berhenti pada 2025 dan 2026, Dinas PU juga telah menyiapkan rencana pengembangan SPAM untuk 2027.

Sebanyak 24 lokasi telah disiapkan untuk diusulkan dengan pagu anggaran. Fokus utama diarahkan kembali ke wilayah utara Kota Makassar, khususnya Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah.

Dalam rincian yang disampaikan, dari rencana tersebut terdapat 16 lokasi yang disebut sebagai pembangunan SPAM baru, sementara sisanya diarahkan untuk kegiatan pemeliharaan, peningkatan, dan perluasan.

“Jika dihitung berdasarkan pembangunan SPAM baru, terdapat 40 lokasi pembangunan baru yang kita rencanakan dalam rentang 2025 hingga 2027, yakni 14 lokasi pada 2025, 10 lokasi pada 2026, dan 16 lokasi yang direncanakan pada 2027,” bebernya.

“Jadi seluruh jenis kegiatan SPAM, pembangunan baru, pemeliharaan, peningkatan, dan perluasan, dihitung berdasarkan rincian masing-masing tahun, total lokasi kegiatan mencapai 65 lokasi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tindaklanjuti Usulan Mentan RI, Pemkab Gowa akan Gagas Program 1.000 Hektare Sawah di Empat Kecamatan

Zuhaelsi menegaskan, pembangunan SPAM merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menghadirkan solusi jangka panjang bagi masyarakat yang belum terlayani jaringan distribusi air secara optimal.

Menurutnya, keberadaan sumur bor, reservoir, jaringan distribusi, dan sambungan rumah membuat masyarakat memiliki sumber air yang lebih dekat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Memang kami alokasikan bahwa dengan pembangunan sumur bor ini memberikan ketersediaan air bersih untuk jangka panjang kepada warga Kota Makassar yang tidak terlayani oleh jaringan distribusi PDAM,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur SPAM juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi persoalan kekeringan secara lebih sistematis.

Artinya, penanganan tidak hanya dilakukan ketika krisis air terjadi, tetapi disiapkan melalui pembangunan infrastruktur yang dapat memperkuat ketahanan air masyarakat.

Dinas PU juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur dan jaringan yang telah terbangun untuk memastikan layanan tetap berjalan.

“Secara rutin kami melakukan pemantauan kondisi infrastruktur dan jaringan yang terdistribusi untuk memastikan layanan dasar kepada masyarakat tetap ada dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan pada saat musim kemarau,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch

PINRANG

Ketua DPW PBB Sulsel Roadshow Panaskan Mesin Partai Bulan Bintang

Makassar

Jejak Panjang Sang Seniwati, Dra. Hj. Murtini Suharto Daeng Te’ne

PINRANG

Lurah Benteng Sawitto Serahkan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Tidak Mampu

SOPPENG

Satresnarkoba Polres Soppeng Mengamankan Dua Pelaku Terduga Pengedar Narkotika

PINRANG

Wabup Sudirman Menyampaikan, Apresiasi Terhadap Peran Aktif DPRD Pinrang Dalam Menyerap Dan Menyampaikan Berbagai Aspirasi Masyarakat

Sulsel

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat