MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama TP PKK menggelar kegiatan pemberdayaan lanjut usia (lansia) di aula kantor gabungan dinas Kabupaten Soppeng, Jumat 06 November 2026.
Kegiatan yang digelar secara luring dan daring dibuka Ketua TP PKK Sulsel Ny Naoemi Octarina Sudirman dihadiri Gubernur Sulsel diwakili Kepala Dinas PMD, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Ny. Hj Suarni Suwardi bersama segenap pengurus dan para lansia.
Ketua TP PKK Sulsel menegaskan bahwa kegiatan pemberdayaan lansia bukan sekadar agenda seremonial melainkan bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada generasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat dan pembangunan. Kepada masyarakat diharap jangan memandang lansia sebagai kelompok yang tidak produktif tetapi merupakan sumber pengalaman, kebijaksanaan serta teladan berharga bagi generasi penerus.
Perhatian kepada lansia harus diwujudkan melalui pendampingan keluarga, pemeriksaan kesehatan berkala, olahraga ringan , kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi serta pembinaan mental spiritual. Dikatakan, mulai tahun 2027 melalui Pokja I TP PKK Sulawesi Selatan akan mengembangkan program Lansia Care.
Gubernur Sulsel diwkaili Kepala Dinas PMD Drs. H. Muh Saleh, M.Si dalam sambutannnya pada pokoknya mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Tetapi harus dilihat sejauh mana pemerintah memberikan perlindungan, perhatian dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk kelompok lansia.
Ketua TP PKK Kabuaten Soppeng menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan pemberdayaan lansia sebagai bentuk nyata perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan para lansia di Soppeng. Kegiatan pemberdayaan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat, tetapi juga mendorong agar para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif dan memiliki kehidupan yang bermartabat.
Pada kesempatan tersebut dilakukan sejumlah kegiatan diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis, minum vitamin bersama serta edukasi kesejahteraan bagi lansia. Melalui kegiatan tersebut diharap memberikan manfaat langsung bagi peserta serta membangun kesadaran keluarga dan masyarakat bahwa lansia membutuhkan perhatian, kasih sayang, pendampingan serta kesempatan untuk berperan aktif di tengah kehidupan sosial. (mar)











