Home / Sulsel

Rabu, 22 Januari 2020 - 17:28 WIB

Andi Mamu Raih Doktor Fisipol Unhas dengan Predikat Cumlaude

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Andi Mamu Syafri yang memulai karirnya pertama kali selaku aparat sipil negara (ASN) yang bertugas pada staf Dinas Pasar di jajaran Pemerintahan Kabupaten Wajo, berhasil menyelesaikan program S3 dan meraih gelar Doktor dibidang Ilmu Administrasi Publik Fisipol Unhas dengan predikat kelulusan akademik tertinggi Cumlaude, setelah mempertahankan disertasinya di depan tim penguji yang berjudul Model Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Wajo.

Ujian promosi doktor program S3 bidang Ilmu Administrasi Publik Fisipol Unhas dipimpin oleh Rektor Unhas yang diwakili Dekan Fisipol Unhas, Prof. DR. H. Amin Arsyad MSi dengan menghadirkan Promotor Prof. DR. Rakhmat MSi dan Ko-Promotor masing-masing, DR. Muh. Yunus MA dan DR.Atta Irene Allorante, MSi serta Penguji Internal DR.Nurlinah, MSi dan dua orang penguji eksternal yakni DR. Moh. Arsad Rahawarin MSi dan DR. H. Andi Samsu Alam, MSi.

Baca Juga:  RSUD Siwa Kembali Layani Pasien BPJS

Dalam desertasinya, Andi Mamu mengatakan, kebijakan pemberdayaan masyarakat secara nasional belum mampu memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat, itu karena adanya sistem kebijakan pemberdayaan yang tidak melihat potensi karakteristik daerah, sehingga terkesan program tersebut hanya menghabiskan anggaran dana desa, tetapi tidak mampu mensejahterakan masyarakat di daerah itu.

Baca Juga:  Chalodo, Cokelat Khas Masamba yang Tembus Pasar Arab Saudi

Menurut dia, hal itu bisa terjadi karena aspek manfaat dan juga sasaran dari program pemberdayaan itu tidak menyenuh langsung ke masyarakat, karena program pemberdayaan itu sudah terpola dari pusat hanya berdasarkan kebijakan top down dan bukan sebaliknya bottom up, dimana masyarakat maupun perangkat desa paling bawah diminta kreatif dan berinovasi memberikan masukan kepada kegiatan program pemberdayaan.

Selama dalam penelitian yang dilakukan di masyakarat di tiga kecamatan di Kabupaten Wajo, hampir pada umumnya masyarakat mengeluhkan bahwa program pemberdayaan yang dikucurkan pemerintah belum mampu mengubah tingkat kesejahteraan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Nasib Memprihatinkan Pensiunan PTPN, PPKPNI Minta Presiden Prabowo Terima Audiensi

Sulsel

Munafri Resmikan Sekretariat IKA FH Unhas, Siapkan Konsolidasi dan Hidupkan Kembali Aktivitas Alumni

PINRANG

Jamaah Masjid Darul Abrar Perumnas Carawali Pinrang Tunjukkan Semangat Kebersamaan dalam Berqurban

Sulsel

Makassar Half Marathon 2026 Siap Digelar, Ribuan Pelari Bawa Berkah Ekonomi untuk Kota Daeng

Sulsel

Momen Idul Adha, Pemkot Makassar Tebar Kepedulian Lewat Penyembelihan 9 Sapi Kurban

HALO POLISI

Perkuat Silaturahmi, Polres Wajo Bagikan Daging Kurban kepada Warga dan Personel

Sulsel

Suasana Kekeluargaan Warnai Open House Idul Adha Munafri-Melinda di Rujab Wali Kota

Sulsel

Bupati Wajo Pimpin Penyembelihan 32 Ekor Sapi Kurban Pemkab Wajo