MEDIASINERGI.CO WAJO — Permintaan muballigh Pondok Pesantren (Ponpes) As’Adiyah Pusat Sengkang untuk imam dan ceramah tarawih pada Ramadhan 1442 H tahun ini turun drastis.
Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Dakwah dan Fatwah PP Ponpes As’Adiyah, KM. H Abdul Hafid, pada kegiatan penataran muballigh dan imam tarawih yang berlangsung di Gedung Institut Agama Islam As’adiyah, Selasa 30 Maret 2021.
Abdul Hafid membeberkan, sejauh ini tercatat, baru 7 masjid di Kabupaten Wajo yang mendaftar untuk kontrak selama satu bulan Ramadhan. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya pendaftar selalu ramai bahkan pernah mencapai 120 masjid.
“Kecuali masjid yang memang berjadwal setiap malam berganti alhamdulillah sudah banyak, namun inipun sebagian belum mendaftarkan diri ke panitia karena masih komunikasi langsung dengan muballigh yang bersangkutan,” tuturnya.
















