Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 12 Juli 2021 - 15:21 WIB

Sekolah Lapang Budi Daya Kakao, Amran Mahmud Ingin Kembalikan Kejayaan Kakao Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Kabupaten Wajo punya lahan tanaman kakao yang luas, bahkan jadi salah satu daerah penyumbang devisa ekspor. Sayangnya, produksi terus turun dari tahun ke tahun karena berbagai kendala. Bupati Wajo, Amran Mahmud, ingin memperbaiki itu.

Salah satu terobosan yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan kakao Wajo adalah Sekolah Lapang Budi Daya Kakao. Program ini baru saja dibuka oleh Amran Mahmud di Desa Tanrongi, Kecamatan Pitumpanua, Senin 12 Juli 2021.

Baca Juga:  Universitas Terbuka Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar

Sekolah Lapang Budi Daya Kakao adalah program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Rencananya akan dilaksanakan di 10 kecamatan selama 6 kali pertemuan mulai 12 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Baca Juga:  Bhabimkamtibmas-Babinsa Patroli Keliling Kampung Himbau Pencegahan Covid 19

Amran Mahmud sangat mengapresiasi dan menyambut baik Sekolah Lapang Budi Daya Kakao. Dia berharap lewat langkah ini produksi dan kualitas mutu biji kakao meningkat.

“Saya berharap para petani yang menjadi peserta bisa menimba ilmu dan mengajarkan ke petani lainnya sehingga kejayaan kakao di Kabupaten Wajo bisa kembali,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

SOPPENG

Polres Soppeng Matangkan Persiapan Mengikuti Lomba Pocil Tingkat Polda Sulsel

Sulsel

Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan

Sulsel

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sulsel

Peringati Hari Anak Nasional 2026, DPD PERADI Profesional Sulsel Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

Makassar

Kejurnas Malang Championship VI, IPSI Makassar Fokus Rebut Gelar Juara

SOPPENG

Pertama di Sulsel, Kejari Soppeng Teken PKS dengan BHP Makassar

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan