MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan realisasi ekspor dari Provinsi Sulsel terus mengalami peningkatan bahkan pada bulan September ekspor Sulsel bisa menembus angka US$ 152,09 juta.
“Alhamdulillah, ekspor terus meningkat per September 2021, ekspor menembus angka US$ 152,09 juta,” ungkap Andi Sudirman, pada akhir pekan lalu.
Ia menyebutkan akan terus meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan ekspor. “Kita terus mendorong bagaimana ada layanan ekspor lebih memudahkan. Karena ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat, serta upaya pemulihan ekonomi kita di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Suntono mengaku tingginya neraca perdagangan dipengaruhi performa ekspor Sulsel yang terus meningkat.
BPS mencatat, nilai ekspor Sulawesi Selatan pada September 2021 menembus angka US$ 152,09 Juta. Mengalami peningkatan sebesar 31,33 persen jika dibandingkan dengan ekspor Agustus 2021 yang bernilai US$ 115,81 Juta. “Yang paling menonjol itu ekspor impor, neraca perdagangan September 2021 ini surplus paling tertinggi selama 3 tahun terakhir,” ujarnya.
Sedangkan, nilai impor Sulsel September 2021 sebesar US$ 23,66 Juta, menurun sebesar 49,98 persen dibandingkan dengan impor Agustus 2021 sebesar US$ 47,31 Juta.
Suntono mengatakan, ekspor Sulsel pada September masih didominasi lima komoditas. Tertinggi adalah nikel sebanyak 69,16 persen, menyusul biji-bijian berminyak 9,77 persen, besi dan baja 7,76 persen, garam, belerang, dan kapur 4,16 persen serta ikan dan udang sebesar 2,6 persen. “Sebagian besar ekspor September 2021 ditujukan ke negara Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Filipina dan Australia,” jelasnya.
















