MEDIASINEREGI.CO JAKARTA — Silmy Karim, selaku Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, sempat diusir dalam rapat Komisi VII DPR RI. Silmy diminta keluar oleh Pimpinan rapat saat itu, yaitu Bambang Hariyadi.
Pengusiran itu terjadi, bermula saat Bambang mengajukan pertanyaan, usai Silmy Karim menjelaskan masalah yang terjadi di pabrik Blast Furnace.
Seorang yang juga merupakan politikus dari Partai Gerindra ini mengaku bingung, melihat proses pembangunan pembangunan pabrik ini yang tidak kunjung selesai.
Padahal, pada awal pembangunan pabrik itu sudah bagus, di iringi oleh semangat untuk memperkuat industri baja dalam negeri.
















