Home / Nasional

Minggu, 13 Maret 2022 - 17:25 WIB

Mengenali Angin Fohn, Namanya Berlainan di Berbagai Daerah

Angin kencang yang pernah melanda Indonesia (foto : Tempo/dok)

Angin kencang yang pernah melanda Indonesia (foto : Tempo/dok)

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Angin merupakan pergerakan udara dengan tekanan tertentu. Jenis angin pun berlainan, salah satunya fohn. Mengutip Hong Kong Observatory, angin fohn berembus kencang, bersifat panas dan kering yang bertiup menuruni lereng gunung.

Angin itu terbentuk, karena penurunan udara lembap setelah melewati lereng gunung yang tinggi. Udara bergerak naik ketika bertemu dengan penghalang gunung.

Baca Juga:  Atal Ditetapkan Jadi Presiden Federasi Jurnalis Asean

Mengapa disebut angin fohn? Mulanya fohn merujuk angin selatan yang hangat dari atas Pegunungan Alpen. Kata fohn, sekarang digunakan untuk menggambarkan efek meteorologi di seluruh dunia, sebagaimana dilansir dilaman Tempo.

Saat suhu menurun dari ketinggian, udara lembap akan mengembun untuk membentuk awan maupun menjadi hujan di ketinggian tertentu.

Baca Juga:  Safari Jumat di Masjid Nurul Quran, Camat Tallo Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

Uap air yang tersisa di udara berkurang. Udara bergerak turun melewati sisi lereng gunung menjadi hangat. Suhu udara yang lebih kering akan naik lebih cepat. Hal itu kemudian menyebabkan angin bersifat kering dan panas.

Share :

Baca Juga

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir