Home / Tak Berkategori

Selasa, 12 April 2022 - 19:27 WIB

Gandeng USAID, Pemkab Gowa Maksimalkan Tata Kelola Pemerintahan Lewat Program ERAT

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, Saat Menghadiri Lokakarya Pelaksanaan Program USAID ERAT Provinsi Sulsel, di Lily Ballroom Hotel Four Point by Sheraton, Selasa 12 April 2022.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, Saat Menghadiri Lokakarya Pelaksanaan Program USAID ERAT Provinsi Sulsel, di Lily Ballroom Hotel Four Point by Sheraton, Selasa 12 April 2022.

MEDIASINERGI.CO GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa terus berupaya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang berkualitas melalui kerja sama dengan United States Agency for International Development (USAID). Kerjasama ini dimaksimalkan melalui program Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien, dan Kuat atau Program ERAT yang telah dituangkan dalam Grant Implementation Agreement (GIA) pada 6 April 2021 oleh Kemendagri dengan USAID.

Program ERAT merupakan program hibah untuk meningkatkan efektivitas Pemda melalui peningkatan kualitas pelaksanaan kebijakan dan pemberian layanan di tingkat daerah. Program tersebut akan berlangsung selama 5 tahun dari 2021 hingga 2026.

Baca Juga:  Bupati ASA Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Fenomena La Nina

“Program ERAT ini berfokus pada co-design detail program di masing-masing SKPD yang berkaitan dengan inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina saat menghadiri Lokakarya Pelaksanaan Program USAID ERAT Provinsi Sulawesi Selatan, di Lily Ballroom Hotel Four Points Makassar, Selasa 12 April 2022.

Menurut Kamsina, Program ERAT ini mengharapkan adanya inovasi dari setiap daerah dalam melaksanakan pelayanan pada masyarakat. Dengan adanya program ini dapat memacu seluruh Kabupaten/Kota agar mempercepat pelayanan publiknya yang memang sangat dibutuhkan.

Baca Juga:  Pjs Wali Kota Makassar Resmikan Infrastruktur Penyediaan Air Minum di Pannampu Tallo

“Contoh saja di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ada inovasi “Sikola Amma’ Bapak” untuk menurunkan angka perkawinan usia sekolah dan sekaligus menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa,” katanya.

Lanjut Kamsina, penurunan angka stunting yang merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat berhasil ditekan hingga angka 6,26 persen oleh Pemerintah Kabupaten Gowa pada tahun 2020. Padahal Pemerintah Pusat baru menargetkan angka 14 persen nanti pada tahun 2024, dimana angka prevalensi stunting nasional pada tahun 2021 lalu sebesar 24,4 persen.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun

Kalimantan Utara

Buka Jalur Ekspor Surabaya, Kaltara-Jatim Pacu Ekonomi Lewat Transaksi Rp2,01 Triliun

Sulsel

Munafri Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga
Perluas Penerima Iuran Sampah Gratis, Munafri Sasar 1808 Tambahan Rumah di Mariso

Kalimantan Utara

Antisipasi Puncak Karhutla, Gubernur Kaltara Tingkatkan Komitmen Pengawasan Bersama Pemerintah Pusat

Kalimantan Utara

Kepedulian di Tengah Duka Warganya, Gubernur Kaltara Doakan Almarhum Efendi dan Kuatkan Keluarga

Sulsel

Buka Muscab HNSI Makassar, Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada Ekonomi Pesisir

Sulsel

DPRD Wajo Gelar Paripurna Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp90,9 Miliar