MEDIASINERGI.CO WAJO — Dalam rangka persiapan verifikasi dokumen dan lapangan tingkat provinsi Sulsel tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Rapat Koordinasi KKS di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, 12 Juli 2022.
Rakor jelang verifikasi KKS ini, dihadiri langsung oleh Bupati Wajo H. Amran Mahmud, Ketua Forum KKS Prov Sulsel
Muslim Rasyid, Ketua Forum Kabupaten Sehat Hj. Sitti Maryam, Kepala Bappeda Andi Palawarukka, serta OPD terkait dan Camat SE Kabupaten Wajo.
Bupati Wajo H. Amran Mahmud menyampaikan terimakasih kepada komponen masyarakat yang terhimpun dalam KKS dan telah bekerja sepenuh hati dan memberikan ide pikiran sehingga Wajo sudah meraih penghargaan tertinggi bidang kesehatan Swasti Saba Wistara ke 4 kalinya.
“Kita harapkan semua elemen yang terkait dalam KKS ini untuk bekerja ekstra untuk kembali meraih kembali Wistara yang ke Lima kalinya,” harap orang nomor Satu di Bumi Lamaddukkelleng ini saat membuka resmi Rakor tersebut.
Pada kesempatan itu juga Amran Mahmud mengingatkan OPD terkait utamanya pembina teknis, untuk memberikan suporting dalam kegiatan KKS ini. Pasalnya dalam verifikasi tahun ini bertambah tatanan menjadi 9. “Kita berharap Wistara tidak lepas dan bisa kelima kalinya meskipun bertambah tatanan nantinya dalam verifikasi. Saya harapkan semua OPD, untuk pro aktif sesuai dengan titik lokus masing masing,” harapnya lagi.
Amran Mahmud menekankan kepada OPD terkait untuk melahirkan inovasi-inovasi untuk lokus-lokus yang ada, agar bisa memberi nilai tambah dalam pemenuhan indikator Kabupaten Sehat.”Saya harapkan OPD dan Camat untukemberikan atensi dan mengawal sampai ketingkat bawah sehingga kita kembali mempertahankan penghargaan Wistara yang kelima kalinya,” pungkasnya.
Sementara Ketua Tim Pembina KKS Wajo Andi Pallawarulka menjelaskan, bahwa dalam verifikasi nantinya ada 9 tatanan yakni, Tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana sehat, tatanan sarana Lalulintas Tertib dan pelayanan transportasi, tatanan kawasan industri dan perkantoran sehat, tatanan kawasan pariwisata sehat, tatanan ketahanan pangan dan gizi, tatananan kehidupan masyarakat sehat mandiri, Tatanan kehidupan sosial yang sehat, tatanan indikator pokok dan tatanan indikator umum.
Dikatakan bahwa, tujuan pelaksanaan kabupaten sehat agar tercapainya kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya dengan terlaksananya berbagai program pembangunan berwawasan kesehatan, sehingga dapat maningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakat.
Kepala Bappelitbangda ini mengatakan, kegiatan KKS diarahkan dan difokuskan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah, yaitu dalam rangka mewujudkan visi misi bupati wajo, khususnya pada misi ke-2, yaitu “Meningkatkan kualitas kehidupan yang cerdas, sehat dan beriman”.
Dalam hal kesehatan, lanjutnya, tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarkat dengan menciptakan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.
“Sehubungan dengan itu, kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam acara ini, perlu membangun pola pikir untuk melakukan koordinasi, singkronisasi dan sinergitas pelaksanaan kegiatan ini, sebagaimana kepada seluruh perangkat daerah perlu melakukan pengintegrasian rencana kegiatan kabupaten sehat ke dalam rencana kerja masing-masing,” tandasnya.
Sekadar diketahui bahwa dalam Rakor tersebut, Ketua FKS Sulsel Muslim Rasyid dan Ketua FKS Wajo Hj. Sitti Maryam memberikan materi Terkait dengan penyelenggaraan kabupaten sehat.(zah)
Editor: Manaf Rachman











