LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, meminta guru dan tenaga pendidik terus meningkatkan kompetensi serta menyesuaikan dengan transformasi teknologi dan informasi. Menurutnya, segala lini kehidupan akan mengarah ke digitalisasi, termasuk pendidikan.
Hal itu disampaikan Amran Mahmud saat membuka Konferensi Kerja III Wajo 2023 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wajo di Aula PGRI Wajo, Kota Sengkang, Senin (30/1/2023).
“Suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, kita akan tetap menuju ke era digital sehingga kita harus bersiap untuk itu,” ujar kepala daerah penerima penghargaan peduli pendidikan agama dan keagamaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.
Amran Mahmud pun mengapresiasi PGRI Wajo yang selama ini selalu berkolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta melahirkan berbagai prestasi.
Kepala daerah bergelar doktor ini berharap melalui konferensi kerja PGRI melahirkan ide-ide dan gagasan baru yang menjadi rekomendasi untuk bisa dijalankan bersama, seiring, dan akseleratif.
“Kita juga berharap agar PGRI bisa membantu melakukan penyisiran terhadap anak-anak kita yang putus sekolah ataupun bersekolah, tetapi dibebani dengan bekerja oleh orang tua, untuk bisa dilakukan intervensi dan berikan atensi untuk lebih meningkatkan lagi mutu pendidikan kita,” kata Amran Mahmud.
















