Home / Sulsel

Kamis, 7 September 2023 - 17:34 WIB

Danny Pomanto Paparkan Makassar Sombere’ & Smart City di Event Goes to Indonesia Society 5.0 ITB

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Saat Memaparkan Sombere' and Smart City, Kamis 7 September 2023

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Saat Memaparkan Sombere' and Smart City, Kamis 7 September 2023

MEDIASINERGI.CO BANDUNG — Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memaparkan langkah dirinya dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi dalam mewujudkan visi-misi Makassar Sombere’ & Smart City dalam event Goesmart, Goes to Indonesia Society 5.0 di ITB.

Danny Pomanto mengatakan, Sombere’ & Smart City itu bukan hanya perihal teknologi yang tinggi tetapi juga membangun karakter. Itulah mengapa dia definisikan visinya itu; when high touch meets high tech.

Karakter sombere atau keramahtamahan, humble dan persaudaraan harus menyatu di hati dan pikiran masyarakat Makassar. Lalu mengiringi pembangunan kota untuk dua kali tambah baik atau dalam istilahnya twice better.

Baca Juga:  Hari Kedua Retreat di Magelang, Munafri Arifuddin Pelajari Ketahanan Nasional dan Geopolitik

Dengan visi dan misinya itu, dirinya bersyukur karena Makassar pun masuk dalam urutan 80 dari 102 kota pintar di dunia menurut Smart City Index 2019.

Dalam perjalanan menuju kota yang smart, pria berlatar pendidikan arsitektur itu, mulai membangun kota melalui lorong-lorong. Salah satu program yang fenomenal dan menjadi percontohan nasional ialah Lorong Wisata (Longwis).

Di situ, pihaknya juga fokus melengkapi ekosistem pangan di lorong wisata. Oleh karena itu tercipta food security atau ketahanan pangan.

Bahkan di dalam 1.096 Longwis telah dilengkapi CCTV, WiFi, avatar, hingga dibentuk dengan konsep tiga dimensi sehingga memudahkan aparat penegak hukum memonitoring aksi kriminal dan lainnya di lorong-lorong.

Baca Juga:  Naoemi Octarina Berbagi Kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Orang nomor satu di Makassar ini menyebut Longwis merupakan sebuah multi inovasi yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan sehingga ada fungsi pemberdayaan.

Apalagi, dia menggarisbawahi kondisi dunia saat ini terjadi beberapa potensi bencana yakni, bencana populasi, hidrometeorologi (climate change), geopolitik (perang) dan pangan.

Pada era saat ini, ia mengungkapkan pembangunan berorientasi membangun kota lebih cepat (faster), resiliensi, kuat tangguh, more better (selalu lebih baik), dan adaptif terhadap perubahan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kota Makassar Bergemuruh, MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka Menag RI

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Sulsel

Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar

Sulsel

Bupati Wajo: Listrik Sawah Harus Jadi Solusi Menjaga Produktivitas Petani di Tengah Kekeringan

PINRANG

Pemkab Pinrang Bersama Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Selatan Mendorong Peningkatan Pemahaman Hukum Melalui Paralegal

Sulsel

Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Internasional

Sulsel

Hadiri Maulid, Munafri Serukan Penguatan Ukhuwah dan Kerukunan di Makassar

Sulsel

Ketua DPP Lepas Peserta Gerak Jalan Santai IARMI Sulsel