Home / Sulsel

Jumat, 2 Februari 2024 - 16:12 WIB

Ada Enam Paling Dekat dengan Diri Kita di Dunia ini?

Gurutta Ramdanil Ambo Tuo

Gurutta Ramdanil Ambo Tuo

Oleh H Rukman Nawawi

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pelaksanaan khutba Jumat 2 Fabruari 2024 yang disampaikan Gurutta Ramdanil Ambo Tuo S.Pd.I pada saat khutba di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan

Ada enam pesan Imam Al- Gasali yang paling dekat dengan diri kita di dunia
yang disampaikan oleh Ramdanil Ambo.

1. Yang paling dekat dengan dunia, kematian

Biasanya, jika ditanya apa yang paling dekat dengan dunia umumnya pasti menjawab, orang tua, teman, keluarga, dan lain sebagainya. Yang sebenarnya dekat dengan dunia ialah kematian. Karena kematian tidak ada satupun yang tahu kapan akan datang dan menjemput kita. Perlu kita ketahui semua bahwa ada tiga hal yang dirahasiakan Allah mengenai kematian. Pertama, kapan kita akan meninggal. Bisa jadi waktu pagi, siang, sore atau malam hari. Yang kedua, dimana. Tidak ada yang tahu dimana ketika seseorang meninggal. Bisa saja di darat, di laut, maupun di udara. Yang ketiga adalah bagaimana kita akan meninggal. Apakah sakit, kecelakaan, berjalan, duduk, makan, sholat, minum bahkan ketika tidur sekalipun. Inilah bukti dan alasannya kematian memang yang paling dekat dengan kehidupan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ketua TPAD Makassar: Hibah KONI Legal, Sesuai Seluruh Mekanisme dan Regulasi

Sulsel

Merajut Sinergi Shelter Warga dan Bhabinkamtibmas Satukan Langkah untuk Masyarakat

Sulsel

Hadiri Panen Raya Tebu TNI, Wabup Takalar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sulsel

Kecamatan Ujung Pandang Gencarkan Gerakan Zero Sampah di Pulau Lae-Lae

Sulsel

Reses Ketua DPRD Wajo di Padduppa Berlangsung Interaktif, Warga Sampaikan Aspirasi Jalan, Drainase, hingga Pelayanan Publik

Sulsel

Reses AD Mayang Diserbu Ratusan Warga, Jalan Paria – Tosora Jadi Aspirasi Utama

Sulsel

Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging Secara Humanis

Sulsel

Pemkab Takalar Gelar FGD Forkopimda Penguatan Koordinasi Intelejen Terpadu dan Penanganan Konflik Sosial