Home / Sulsel

Sabtu, 4 Mei 2024 - 19:41 WIB

Bencana Banjir dan Longsor di Sulsel, PMI Turunkan Bantuan Hingga Relawan Bantu Evakuasi Warga 

MEDIASINERGI.CO GOWA  — Bencana banjir dan tanah longsor menimpa beberapa daerah di Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Luwu, Sidrap, Wajo dan Enrekang, sejak Jum’at 3 Mei 2024.

Sebagai upaya tanggap darurat, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan dengan cepat menurunkan para personil atau relawannya yang tersebar di daerah terdampak untuk membantu evakuasi masyarakat.

“Ini menjadi duka mendalam bagi seluruh pihak, begitupun dengan kami di PMI sebagai salah satu organisasi sosial kemasyarakatan. Sehingga PMI sejak kemarin langsung turun membawa kebutuhan darurat masyarakat, serta para relawan turun langsung membantu mengevakuasi masyarakat,” ungkap Adnan, Sabtu 4 Mei 2024.

Ia berharap kejadian ini bisa segera berlalu dan korban maupun masyarakat yang terdampak bisa melaluinya dengan tabah dan sabar.

“Mari kita saling mendoakan dan menguatkan agar bencana ini bisa dilalui oleh saudara-saudara kita disana,” harap Adnan yang juga Bupati Kabupaten Gowa.

Sementara Kepala Markas PMI Sulsel, Achmad Syarif Sadi mengatakan sejak Jum’at kemarin, PMI Sulsel telah mengirimkan beberapa paket hygiene kit (perangkat kebersihan) kepada wilayah terdampak termasuk menunrunkan para relawan di wilayah tersebut untuk turun langsung melakukan aksi evakuasi warga yang terdampak.

“Melalui gudang regional PMI Sulsel kami telah mengirimkan bantuan 30 paket hygiene kit di Kabupaten Sidrap, 50 paket hygiene kit di Kabupaten Wajo, dan 100 paket hygiene kit di Kabupaten Luwu sebagai respon awal dari PMI. Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak khususnya para relawan kita disana agar terlibat langsun dalam aksi kemanusiaan ini,” katanya.

Tak hanya itu, PMI Sulsel juga telah berkoordinasi dengan Kalla Rescue untuk dukungan perahu karet sebanyak dua unit agar proses evakuasi warga bisa berjalan dengan maksimal.

“Kami terus menunggu perkembangan situasi di lokasi, dimana saat ini para personil relawan PMI sedang melakukan assesment agar dapat membuat rencana aksi yang baik dan tepat sasaran. Apalagi di Luwu kurang lebih enam kecamatan yang terdampak aksesnya belum tembus Insya Allah jika hari ini tembus maka akan dilakukan rencana selanjutnya,” jelasnya.

Adapun personil relawan yang turun langsung yakni personil dan relawan PMI Wajo 15 orang, personil dan relawan PMI Luwu 40 orang ditambah peesonil dan relawan PMI Palopo yang ikut membantu Kabupaten Luwu 18 orang,  personil dan relawan PMI Sidrap 14, serta personil PMI Sulsel 6 orang sehingga total relawan yakni 93 orang.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi dibeberapa daerah di Sulawesi Selatan akibat curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan meluapnya air dari beberapa sungai, sedikitnya karena bencana tersebut terdapat 8 orang meninggal dunia yakni di Kabupaten Luwu tujuh orang dan Kabupaten sidrap satu orang.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Makassar

Tradisi Juara Tapak Suci Berlanjut: Aina Fadhillah Raih Emas di Rektor UINAM Cup VIII

Sulsel

HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya Masyarakat

PINRANG

Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran

Sulsel

Wali Kota Munafri Minta Kontraktor Berdayakan Warga Untia dalam Pembangunan Stadion

SOPPENG

Ketua PWI Sulsel Serahkan PWI AWARD kepada Bupati Soppeng

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

Sulsel

Pemkab Wajo Luncurkan SIBISA, Gandeng BI untuk Perluas Transaksi Nontunai

ENREKANG

Karnaval Enrekang Curi perhatian di HUT Sulsel ke- 357

Tinggalkan Komentar