Home / Sulsel

Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:16 WIB

Wali Kota Munafri Ajak Alumni SMANSA Bangun Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kolaborasi dan solidaritas lintas elemen masyarakat, termasuk peran aktif alumni sekolah, dalam menghadapi tantangan kota seperti masalah kebersihan dan pengelolaan sampah.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMAnSA Makassar (IKA SMANSA) di Sekolah SMAN 1 Makassar, Minggu 3 Agustus 2025.

Pelantikan ini mengusung tema “Kolaborasi dalam Harmoni”, yang selaras dengan semangat Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota melalui gerakan kolektif warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri memuji semangat kebersamaan alumni SMANSA yang telah menorehkan peran signifikan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.

Ia menyebut kolaborasi alumni bukan sekadar nostalgia, tetapi harus menjadi motor sinergi yang berdampak nyata, baik untuk masyarakat maupun sekolah almamater.

“Belajar dari IKA SMANSA, kolaborasi alumni di sini bukan sekadar silaturahmi, tapi menjadi kekuatan sosial yang bisa mendorong perubahan,” puji Munafri.

Baca Juga:  Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Makassar dan CSR Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang kembali memimpin IKA SMANSA di periode kedua ini.

Munafri menyebutkan, tantangan mobilitas yang dihadapi Andi Ina karena jabatan barunya sebagai Bupati, namun ia yakin kekompakan pengurus akan menopang kepemimpinan tersebut.

“Kalau kegiatan IKA SMANSA ada di Kota Makassar, Insyaallah Pemerintah Kota akan selalu siap support,” jelasnya.

Dalam momentum yang sama, Munafri menyuarakan kepedukianya terhadap kondisi kebersihan Kota Makassar, yang menurutnya masih jauh dari harapan.

“Setiap hari kita hasilkan 1.200 hingga 1.400 ton sampah. Semua dibawa ke TPA yang sudah menggunung setinggi 17 meter dari total luas lahan 19 hektare. Ini persoalan besar kalau tidak kita tangani bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Andi Ibrahim Sosialisasikan Perda Nomor 6 Tahun 2019

Untuk itu, Pemkot telah menyiapkan langkah strategis berbasis masyarakat. Setiap RT/RW di Kota Makassar akan diwajibkan menjalankan pengelolaan sampah mandiri yang terintegrasi dengan program Urban Farming.

Program ini menyasar, Pemanfaatan biopori, Pembuatan komposter rumah tangga, Pengolahan eco-enzyme, Budidaya magot untuk limbah organik. Dan Pemanfaatan hasil sampah sebagai pupuk dan media tanam urban farming.

‘Urban farming ini bukan hanya soal menanam. Ini adalah ujung dari sebuah sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT. Bulan depan, kita akan launching program 1000 ribu biopori di Makassar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga secara khusus mengajak Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar untuk menjadikan sekolah ini sebagai proyek percontohan pengelolaan lingkungan.

Share :

Baca Juga

SOPPENG

PWI Sulsel Sinergi Bersama RRI, TVRI, dan ANTARA demi Dorong Pemberitaan Berkualitas

Sulsel

Tim Baksos IARMI Sulsel Bantu Sandang dan  Sembako Warga  RW 4 Kompleks Kusta Jongaya Makassar

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, Sumur Bor hingga Salat Istisqa Minta Hujan

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Munafri Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut

Sulsel

Munafri Bawa Kepala OPD Menyeberang ke Pulau Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau

Sulsel

Munafri Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan