Home / Sulsel

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:23 WIB

Petani Makassar Siapkan Strategi, Wali Kota Munafri: Langkah Nyata Jaga Kemandirian Pangan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menyerukan pentingnya pemanfaatan lahan sempit di perkotaan sebagai lahan pertanian.

Ajakan ini ditujukan mulai dari tingkat RT/RW hingga pegawai pemerintah, guna mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menopang sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan.

Seruan itu disampaikan Munafri saat membuka Musyawarah Tani Abbulo Sibatang Kota Makassar di Kelompok Tani Manyikkoaya, Jalan Arung Teko (belakang Gudang PPLP) Makassar, Kamis 14 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi kegiatan tersebut dan menekankan bahwa meski Makassar merupakan wilayah perkotaan, siklus pertanian harus tetap berjalan.

“Makassar ini adalah daerah perkotaan di mana tuntutannya adalah pertumbuhan penduduk yang tinggi. Dampaknya, banyak lahan pertanian yang harus berkorban untuk pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga:  High Level Meeting TP2DD, Wali Kota Munafri Tekankan Akselerasi digitalisasi untuk Tingkatkan PAD

Ia menuturkan bahwa kebutuhan beras di Kota Makassar kian meningkat seiring jumlah penduduk yang kini mencapai 1,4 juta jiwa.

Per bulan, kebutuhan beras kita berada di kisaran 10–11 ton. Sementara lahan pertanian yang tersisa hanya sekitar 1.300–1.400 hektare.

“Ini tantangan besar yang harus kita jawab,” jelas Ketua IKA FH Unhas itu.

Untuk itu, Munafri mendorong kolaborasi antara petani, perguruan tinggi, dan Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan teknologi pertanian.

Dengan lahan yang terbatas, maka harus memanfaatkan teknologi secara penuh untuk meningkatkan kapasitas produksi.

“Saya berharap Fakultas Pertanian dan Guru Besar Pertanian terus memberikan bimbingan,” katanya.

Ia juga menekankan masih dominannya metode pertanian konvensional di kalangan kelompok tani.

Baca Juga:  HUT ke-65 Tahun, Karang Taruna - Pemkot Makassar Gelar Kegiatan Sosial dan Jalan Sehat

Ke depan, kata Munafri, keterlibatan generasi muda sangat penting, khususnya di Kecamatan Biringkanaya, untuk mengadopsi digitalisasi dan teknologi pertanian.

Mengacu pada program nasional swasembada pangan yang menjadi salah satu Asta Cita Presiden RI, Munafri menyebut Kementerian Pertanian saat ini giat membangun dan mencetak lahan sawah baru demi mengurangi ketergantungan impor beras.

“Saya harap para petani kita mau terus belajar dan meningkatkan kapasitas produksi. Beras adalah kebutuhan pokok kita semua, jadi setiap jengkal lahan yang ada harus dimanfaatkan,” tegasnya.

Munafri menambahkan, Pemkot Makassar juga menjadikan urban farming sebagai program unggulan.

Melalui konsep pertanian lahan sempit, komunitas masyarakat di tingkat RT/RW diharapkan ikut aktif mengembangkan pertanian perkotaan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers