Home / Sulsel

Sabtu, 27 September 2025 - 09:18 WIB

Wali Kota Makassar Gaungkan Toleransi dan Peduli Lingkungan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat toleransi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan demi mewujudkan kota yang asri dan nyaman dihuni.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Kegiatan Penanaman Pohon Tabebuya yang digelar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) dalam rangka Musyawarah Pelayanan Selselbara, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu 27 September 2025, pagi.

Turut hadir memberikan dukungan, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Helmy Budiman, GM Claro Makassar, Anggiat Sinaga, serta pengurus GPIB.

Kegiatan ini menjadi rangkaian Musyawarah Pelayanan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Selselbara yang akan digelar Oktober mendatang.

Baca Juga:  Wajo Terbaik II Pameran Pekan Inovasi Daerah Tingkat Sulsel

Dalam sambutannya, Munafri menekankan bahwa penanaman 1000 (seribu), pohon memiliki dampak besar, bukan hanya memperindah kota, tetapi juga menyeimbangkan ekosistem.

“Pohon ini akan menjadi hijau, dan memberikan kembali oksigen,” ungkapnya.

Dalam kegiatan yang sarat makna kebersamaan ini, Munafri mengajak seluruh warga untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama dan bersama-sama merawat kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata cinta terhadap Kota Makassar.

Munafri menilai kegiatan GPIB ini sebagai simbol toleransi dan sinergi antarumat beragama.

“Kolaborasi bersama ini, wujud nyata toleransi dan kepedulian lingkungan yang harus kita rawat bersama,” jelas Appi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri dalam memenuhi amanat Undang-Undang yang mewajibkan 30 persen ruang terbuka hijau (RTH). Saat ini, RTH di Makassar baru mencapai sekitar 11 persen.

Baca Juga:  Bupati Pinrang Hadiri Pertemuan Awal Tahun Di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup

“Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan untuk memaksimalkan pola penghijauan. Saya berharap penanaman seribu pohon oleh GPIB ini menjadi pemicu kelompok lain untuk bergerak serupa.

Sebagai langkah konkret, Munafri mengumumkan rencana mewajibkan setiap siswa SD dan SMP di Makassar menanam minimal satu pohon.

“Kalau satu juta penduduk menanam satu pohon saja, kita sudah punya satu juta pohon baru di Makassar,” jelasnya.

Appi juga mendorong penanaman pohon endemik seperti copeng (anggur Bugis), kecapi, kersen, dan bune, yang kini mulai langka.

“Pohon Tabebuya dipilih karena memiliki nilai estetika tinggi sekaligus menyerap polusi udara,” katanya.

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Polres Soppeng Matangkan Persiapan Mengikuti Lomba Pocil Tingkat Polda Sulsel

Sulsel

Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan

Sulsel

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sulsel

Peringati Hari Anak Nasional 2026, DPD PERADI Profesional Sulsel Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

Makassar

Kejurnas Malang Championship VI, IPSI Makassar Fokus Rebut Gelar Juara

SOPPENG

Pertama di Sulsel, Kejari Soppeng Teken PKS dengan BHP Makassar

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan