Home / Tak Berkategori

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:12 WIB

Pemkot Makassar Hadirkan Transportasi Laut dan Internet untuk Warga Pulau

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR –– Di tengah hamparan laut biru yang memisahkan daratan Makassar, dengan gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya, kehidupan masyarakat terus berdenyut.

Setiap hari, para guru, tenaga kesehatan, nelayan, hingga anak-anak sekolah menantang ombak demi menggapai daratan, menjemput ilmu, pelayanan, dan kebutuhan hidup.

Transportasi laut yang terbatas kerap menjadi tantangan bagi warga pulau, terutama saat cuaca tak bersahabat. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Makassar berkomitmen, tidak tinggal diam.

Sebagai wujud kehadiran negara di wilayah kepulauan, Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus memperkuat komitmen menghadirkan transportasi laut yang aman, merata, dan terjangkau bagi seluruh warga kepulauan.

Melalui program “Pete-pete Laut” , pemerintah menghadirkan armada kapal yang akan melayani mobilitas antar pulau secara rutin, menghubungkan Pulau Langkai, Lumu-Lumu, Kodingareng, Barrang Lompo, Barrang Caddi, hingga Lae-Lae.

Baca Juga:  CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik

Langkah ini bukan sekadar penyediaan sarana transportasi, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah di garis terluar. Kapal kayu sebutan dengan Pete-pete Laut, menjadi jembatan yang menghubungkan kehidupan masyarakat kepulauan dengan denyut kemajuan Kota Makassar.

“Selain tunjangan, Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan sejumlah program pendukung (kapal laut) untuk meningkatkan konektivitas dan pelayanan dasar di wilayah kepulauan, khususnya di Kecamatan Sangkarrang,” ujar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin 6 Oktober 2025.

Ini bukti pemerintah kota menghadirkan solusi nyata bagi warga di pulau-pulau terluar, terisolir, hingga wilayah perbatasan.

Langkah ini bukan sekadar penyediaan sarana transportasi, melainkan wujud kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat kepulauan, memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal karena jarak dan laut yang memisahkan.

Baca Juga:  Menuju Sanitary Landfill, Pemkot Makassar Benahi TPA Antang dengan Sistem Cover Soil

Dengan Pete-pete Laut, pemerintah ingin memastikan setiap warga di kepulauan bisa menikmati akses yang sama menuju pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Salah satu program dilakukan dalam waktu dekat, prioritas yang akan segera direalisasikan adalah penyediaan transportasi antar pulau, atau dua unit kapal kayu yang konsepnya mirip dengan “Pete-pete laut”.

Yakni perahu kecil yang beroperasi secara reguler setiap hari menghubungkan pulau-pulau di wilayah tersebut.

“Nantinya, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, orang tua murid, anak-anak sekolah, maupun masyarakat yang ingin berpindah dari satu pulau ke pulau lain tidak perlu lagi ke Makassar terlebih dahulu,” jelasnya.

“Cukup menunggu perahu yang berputar antar pulau seperti halnya menunggu pete-pete di darat,” sambung Munafri.

Share :

Baca Juga

Nahkodai DPD HKTI Kaltara, Zainal A. Paliwang Dorong Inovasi dan Regenerasi Petani Milenial
Kirab Merah Putih 2.026 Meter Semarakkan Peringatan Kemerdekaan di Kaltara

Makassar

Dilantik Oktober Mendatang, PWI Sulsel Bakal Anugerahkan Award Spesial Tokoh Berdedikasi

Sulsel

Kapolres Wajo Pantau Kamtibmas, Sambangi Sejumlah Lokasi di Pitumpanua dan Keera

Sulsel

BRI Cabang Sengkang Sabet Juara 1 Lomba Kebersihan Lingkungan

Sulsel

Ribuan Warga Padati Pelabuhan Paotere Ikuti Maulid Akbar Pesisir Makassar

Jakarta

Dewan Pers: Pembungkaman Pers Mahasiswa Ancam Nalar Kritis Bangsa

OPINI

SIAPAKAH TARGET OPERASI PENGESAHAN RUU PERAMPASAN ASET PADA 15 DESEMBER 2026