Home / Sulsel

Selasa, 21 April 2026 - 14:16 WIB

PD Terminal Makassar Hadirkan Wajah Baru Terminal, Lebih Estetika, Tertib, dan Produktif

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus bergerak membenahi wajah transportasi publik demi menghadirkan terminal yang tidak lagi identik dengan kesan kumuh, semrawut, dan kurang nyaman.

Melalui Perumda Terminal Makassar Metro, pembenahan dilakukan secara bertahap dan terukur di tiga terminal utama, dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, penataan kawasan, hingga penguatan fungsi pelayanan.

Tiga terminal utama yang kini menjadi prioritas penataan adalah Terminal Regional Daya (TRD) di Kecamatan Biringkanaya, Terminal Mallengkeri, di Kecamatan Tamalate, dan Terminal Toddopuli, di Kecamatan Panakkukang.

Kini pihak PD Terminal Makassar Metro, terus mendorong optimalisasi fungsi Terminal Regional Daya sebagai simpul transportasi utama sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Khusus terminal Daya, kami lakukan pembenahan kawasan secara menyeluruh, mencakup peningkatan infrastruktur, penataan operasional, hingga penguatan regulasi,” kata Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, Selasa 21 April 2026.

Dia menyampaikan, hingga saat ini tantangan utama masih terletak pada aktivitas naik dan turun penumpang. Ia mengungkapkan, praktik pengambilan penumpang di luar area terminal.

Seperti di pinggir jalan maupun di pool perusahaan otobus (PO), masih kerap terjadi. Kondisi tersebut berdampak pada belum maksimalnya fungsi terminal sebagai pusat layanan transportasi dan penggerak ekonomi kawasan.

“Terminal Regional Daya ini memiliki peran strategis, namun belum berfungsi maksimal karena masih banyak kendaraan yang mengambil penumpang di luar terminal,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Perumda Terminal Makassar Metro telah menyiapkan fasilitas dan lahan di dalam kawasan terminal untuk mengakomodasi kendaraan kecil maupun PO yang ingin beroperasi secara resmi di dalam terminal.

Upaya ini diharapkan dapat mendorong seluruh aktivitas transportasi terpusat di dalam terminal.

“Kami sudah menyiapkan sarana dan prasarana. Selanjutnya, kami menunggu langkah dari Dishub untuk penegakan regulasi, karena kewenangan tersebut berada pada mereka,” jelas Elber.

Baca Juga:  Kapolres Pinrang Ganjar Personil Polsek Tiroang Kenaikan Pangkat Ipda

Saat ini, Terminal Regional Daya melayani angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi.

Berdasarkan data operasional, setiap malam tercatat sekitar 200 kendaraan masuk ke terminal dengan jumlah penumpang mencapai 1.000 hingga 2.000 orang.

Meski demikian, tingginya volume kendaraan tersebut belum berbanding lurus dengan aktivitas di dalam terminal.

Hal ini disebabkan sebagian besar penumpang masih memilih naik dari luar terminal, sehingga kawasan terminal terlihat relatif sepi, terutama pada siang hari.

Lebih lanjut, Elber menilai penegakan aturan secara konsisten akan memberikan dampak signifikan terhadap kebangkitan aktivitas di dalam terminal.

Dia menyebut, keberadaan penumpang yang terpusat di dalam terminal akan turut menghidupkan kembali kios-kios serta usaha mikro yang ada di kawasan tersebut.

“Jika regulasi berjalan dengan baik, maka terminal akan kembali ramai. Penumpang yang datang langsung ke terminal akan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam kawasan, seperti halnya suasana di bandara,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Terminal Makassar Metro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penataan dan penguatan fungsi terminal.

Sinergi lintas sektor, khususnya dalam penegakan regulasi, menjadi kunci dalam mewujudkan terminal yang tertib, nyaman, dan produktif sebagai wajah transportasi darat Kota Makassar.

Langkah pembenahan itu tidak hanya menyentuh aspek fisik seperti perbaikan dan pengaspalan jalan dalam kawasan terminal, tetapi juga penertiban terminal bayangan yang selama ini mengganggu ketertiban lalu lintas dan mengurangi potensi pendapatan daerah.

Pemerintah juga mengaktifkan kembali sejumlah titik strategis agar terminal tidak sekadar menjadi tempat naik-turun penumpang, melainkan ruang publik yang tertata, aman, dan memiliki nilai estetika.

Baca Juga:  Bimtek Tim Penyusun RKPDesa, TAPM Provinsi: Jika Ada Oknum Kades Ditetapkan Tersangka, Pencairan Dananya Terpending

Sebut saja, terminal Regional Daya sebagai terminal tipe A memiliki peran vital karena melayani rute antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP).

Pembenahan di kawasan ini diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, memperlancar arus kendaraan, serta menata ulang area tunggu dan jalur keberangkatan agar lebih tertib dan representatif sebagai gerbang transportasi darat Kota Makassar.

Sementara itu, Terminal Malengkeri yang melayani rute wilayah selatan Sulawesi Selatan kini turut dipercantik. Penertiban kendaraan dan lapak liar dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Area terminal juga mulai ditata ulang agar lebih fungsional, sehingga mampu menjadi simpul transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat tanpa mengabaikan aspek kenyamanan.

Adapun Terminal Toddopuli difokuskan pada penguatan fungsi kawasan melalui pengalihan dan penataan ulang peruntukan lahan, termasuk rencana pengembangan sebagai Rumah Potong Hewan (RPH) guna mendukung kebutuhan warga Kota Makassar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi optimalisasi aset daerah agar lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Secara keseluruhan, pembenahan tiga terminal ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan sistem transportasi yang tertib, modern,” ungkapnya.

“Terminal bukan lagi sekadar titik transit, melainkan wajah kota yang mencerminkan kualitas pelayanan publik,” sambung Dirut PD Terminal.

Tak hanya itu, pihak Direksi terminal juga mempercepat penataan kawasan Terminal Mallengkeri, sebagai bagian dari upaya optimalisasi fungsi terminal sekaligus menghadirkan ruang pelayanan publik yang lebih tertata dan produktif.

Sebagai pimpinan Perumda, Elber Maqbul Amin, menyampaikan program penataan Terminal Mallengkeri saat ini tengah berlangsung, dimulai dari pembenahan infrastruktur dasar.

Ia menjelaskan, perbaikan difokuskan pada pengaspalan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan kerap menimbulkan genangan air saat hujan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar

Sulsel

Bupati Andi Rosman bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta

ENREKANG

PWI Pusat Jalin Sinergi dengan Pemkab Enrekang

Sulsel

Walikota Parepare “Curhat” ke PWI Sulsel

Sulsel

Bupati Wajo Hadiri Rakornas Kementan, Siap Antisipasi Kekeringan Ekstrem 2026

ENREKANG

Wabup Enrekang Siap Dikritik Terkait Pelayanan Publik

Sulsel

May Day 2026, Wali Kota Munafri Fasilitasi Buruh Duduk Bersama di Lapangan Karebosi

Sulsel

Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Wali Kota Munafri: Penimbunan Segera Dimulai