MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K menekankan agar segenap Siswa Latja Diktukba Polri mampu memahami nilai nilai dasar kepolisian yang profesional, berintegritas serta mampu membedakan hal yang baik dan buruk dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Sikap humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian sangat penting, ungkap kapolres saat memberikan arahan kepada 75 Siswa SPN Polda Sulsel yang melaksanakan Latihan Kerja Pendidikan Pembentukan Bintara (Latja Diktukba) Polri Angakatan 45 Tahun 2026 di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Jalan La Tenri Bali Watansoppeng, Rabu 29 April 2026.
Diingatkan, setiap anggota Polri mampu bersikap bijak, tidak arogan serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Penggunaan kekuatan termasuk senjata hanya dibenarkan dalam kondisi tertentu yakni ketika terdapat ancaman yang membahayakan keselamatan jiwa petugas maupun masyarakat.

Kepada para siswa diharap hidup sederhana, tidak bergaya berlebihan serta menghindari kebiasaan memamerkan kehidupan pribadi di media sosial. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, gaji yang diterima dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup masa depan. Jauhi perilaku menyimpang seperti perjudian, penyalahgunaan narkoba maupun perzinahan. Kebiasaan negatif seringkali berawal dari penasaran yang kemudian berujung pada kecanduan, permasalahan finansial hingga berdampak buruk pada karier dan kehidupan pribadi.
Dikatakan ,menjadi anggota Polri bukan hal yang mudah ,dari sekian banyakpendaftar kalian yang terpilih .Makanya lakukan yang terbaik,jaga sikap, dan yang paling penting jaga ibadah ,jaga diri ,jaga nama baik institusi serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, demikian kapolres .(mar)
















