Home / Sulsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:27 WIB

Pemkot Makassar Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN, SIMATA Jadi Kunci Penataan Karier Transparan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Langkah reformasi birokrasi di Kota Makassar kian menemukan bentuknya untuk lebih baik.

Di tengah tuntutan publik akan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya mengakhiri praktik-praktik lama dalam pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kerap dipersepsikan tidak transparan.

Melalui penerapan manajemen talenta berbasis digital, Pemkot Makassar kini mendorong sistem yang lebih objektif, terukur, dan berorientasi pada kompetensi serta kinerja, sebagai fondasi menuju birokrasi modern yang akuntabel dan berintegritas.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Makassar dalam menerapkan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) secara matang dan terukur berbasis digitalisasi.

Baca Juga:  Saharuddin Said : Pemkot Makassar Berikan Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kurang Mampu

Komitmen tersebut disampaikan Munafri kepada jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, dalam kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kota Makassar, yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu 9 Mei 2026.

Jajaran BKN RI hadir diantaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN, Rahman Hadi, Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Diah Kusuma Ismuwardani.

Mereka hadir untuk mengevaluasi kesiapan Pemkot Makassar melalui presentasi simulasi penggunaan aplikasi SIMATA (Sistem Informasi Manajemen Talenta) yang telah diimplementasikan Pemkot Makassar.

Baca Juga:  Bupati Pinrang Sumpah 73 CPNS Formasi Tahun 2021 Menjadi PNS

Munafri menegaskan, penerapan manajemen talenta Pemkot Makassar bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah strategis untuk memastikan ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan kapasitasnya.

“Pemkot Makassar menginginkan pola penjenjangan karier ASN yang jelas, transparan, dan akuntabel. Seluruh ASN harus duduk pada posisi yang benar-benar sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. The right man on the right place,” katanya.

Munafri berharap, penerapan sistem tersebut menghapus paradigma lama dalam proses mutasi, promosi, maupun pengangkatan jabatan yang selama ini kerap dipersepsikan dipengaruhi faktor nonteknis.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Turun ke Sawah, Bupati Daeng Manye Dengarkan Keluhan Petani di Polut Takalar

Sulsel

Kafilah MTQ Makassar Ukir Prestasi, Pemkot Siapkan Bonus dan Target Lebih Tinggi

SOPPENG

Jalan Provinsi Ruas Takalala-Cabenge Rusak Parah

SOPPENG

Transformasi Pertanian, Soppeng Tanam Padi Perdana Program PM–AAS

Sulsel

Satu-satunya di Luar Jawa, Makassar Raih Paritrana Award, Berkat Berkat Program MULIA “Makassar Berjasa”

Sulsel

IN MEMORIAM: Sabri Wahab, Meninggalkan Keteladanan dalam Senyap Pengabdian

SOPPENG

Ditutup, Latja Diktukba Polri Angkatan 54 Di Mapolres Soppeng

Makassar

Forkopimda Sulsel Saksikan Pemusnahan 31,9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 47,9 Milyar