Home / Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:25 WIB

Wali Kota Munafri Akan Soft Launching Pete-pete Laut Tanggal 12 Juni

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akan melakukan soft launching program Pete-pete Laut sebagai langkah awal menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih terjangkau dan terjadwal bagi masyarakat kepulauan.

Peluncuran perdana kapal jenis kayu tersebut dijadwalkan berlangsung, Jumat 12 Juni 2026, bersamaan dengan kunjungan kerja Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke Pulau Barrang Lompo dan beberapa pulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Kami sudah lakukan uji coba, sehingga rencana soft launching program Pete-pete Laut hari Jumat, tanggal 12 Juni, di Pulau Barrang Lompo,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, Rabu 10 Juni 2026.

Menurutnya, program Pete-pete Laut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat konektivitas antar pulau, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan publik lainnya.

Baca Juga:  Bupati Sinjai Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-76

“Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat pulau,” katanya.

Muhammad Rheza, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan soft launching telah dilakukan sesuai rencana.

Armada yang akan digunakan merupakan kapal operasional milik Dinas Perhubungan yang selama ini berada dalam pengelolaan pemerintah dan kini difungsikan untuk mendukung mobilitas warga kepulauan.

“Tahap awal ini sekaligus menjadi uji coba operasional untuk melihat kebutuhan dan respons masyarakat,” ujar Rheza.

Pada tahap awal, layanan Pete-pete Laut akan dioperasikan menggunakan satu unit kapal dengan kapasitas angkut sekitar 25 hingga 30 penumpang setiap perjalanan.

Operasional layanan direncanakan berlangsung satu kali dalam sepekan sambil menunggu hasil evaluasi dan tingkat pemanfaatan masyarakat.

Baca Juga:  Didampingi Wakil Bupati, Amran Mahmud Lantik 40 Pejabat Struktural Lingkup Pemkab Wajo

Menurut Rheza, keterbatasan anggaran operasional, khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, menjadi pertimbangan dalam penentuan frekuensi pelayaran pada tahap awal.

Namun demikian, Pemerintah Kota Makassar tetap berkomitmen mengembangkan layanan tersebut sesuai kebutuhan masyarakat.

“Karena ini masih tahap awal dan belum memiliki anggaran khusus, maka sementara kami memanfaatkan kapal operasional yang sudah ada,” ungkapnya.

“Untuk frekuensi layanan direncanakan sekali sepekan sambil melihat antusiasme masyarakat dan efektivitas pelaksanaannya,” sambung Reza.

Dikatakan, apabila kebutuhan dan tingkat penggunaan layanan menunjukkan tren positif, Pemerintah Kota Makassar akan mengevaluasi kemungkinan penambahan frekuensi pelayaran melalui dukungan anggaran pada perubahan APBD mendatang.

Menurutnya, pete-pete Laut diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan mobilitas rutin, seperti pelajar, tenaga kesehatan, guru, serta warga yang memiliki kebutuhan perjalanan antarpulau secara berkala.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab Takalar Mulai Cairkan Siltap untuk Kades, Perangkat Desa dan Anggota BPD

Sulsel

O2SN dan GSI 2026 Resmi Bergulir, Munafri Siapkan Beasiswa bagi Siswa Berprestasi

Sulsel

Wali Kota Munafri Terima Audiensi PT Fokus Indo Lighting Bahas Peluang Investasi Penerangan Jalan

Sulsel

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DPRD Wajo Perkuat Dukungan untuk Pelestarian Lingkungan

Sulsel

TPA Antang Berbenah Total, Air Lindi Diolah dan Timbunan Sampah Ditata Berlapis

SOPPENG

Bupati Soppeng Bersama Dandim Tinjau KDMP Ganra

Sulsel

Makassar – Jepang Kolaborasi Tangani Banjir, Smart JAMP Segera Diuji di Titik Rawan

Sulsel

Wali Kota Munafri Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang