Pada saat reformasi tahun 1997, desakan untuk membubarkan Menwa sehingga para PR III dikumpul di Malang untuk kembali dikukuhkan sebagai sebuah organisasi kampus yang sangat dibutuhkan. Saat reformasi juga dana bantuan dari Kodam dan juga Pemprov untuk Menwa dihilangkan.
Sambutan Ketua BPP IARMI Sulsel, H.Bahar Ngitung mengatakan, jangan sia-siakan amanah dan tanggung jawab sebagai Menwa. Karena jangan ragukan loyalitas dari Menwa. Alumni Menwa saat ini mengisi banyak posisi penting di negara ini.
Sambutan Wakil Rektor II UIN Alauddin Makassar, Prof DR.H. Lomba Sultan MA memgatakan, silahkan aktif di Menwa tapi jangan abaikan prestasi kampus supaya bisa meraih IPK tertinggi. Karena penerimaan staf pengajar di UIN Alauddin memberikan peluang yang besar kepada lulusan cumlaude.
Rangkaian kegiatan dilakukan acara pemotongan nasi tunpeng HUT ke 42 Menwa Sat 703 UIN Alauddin Makkasar.
Editor: H. Manaf
















