“Siapa tahu juga beliau berniat membantu di daerah bukan hanya di Makassar saja,” sebut Nurdin yang disambut tepuk tangan bupati-bupati yang hadir.
Sekadar diketahui, Muhammed Khoory, mengelola dan menjalankan grup perusahaannya yang bergerak di bidang impor dan distribusi mobil dan bus, pompa air, pembangkit listrik, pemadam kebakaran, pengelolaan limbah, dan juga di bidang properti dan perhotelan.
Ia juga membangun pusat kemanusiaan di empat provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Mengadakan delapan kapal kemanusiaan di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.
Membangun lima stasiun radio di Indonesia yaitu di Papua Barat, Ternate, Gorontalo, Palu, dan Makassar. Membangun dua markaz dakwah di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Membangun 25 sekolah di Indonesia. Mendanai 174 da’i pada saat ini. Juga kerjasama telah lama dilakukan dengan Universitas Muhammadiyah Makassar sejak tahun 1996.
Bupati Wajo H. Amran Mahmud yang juga hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, sosok Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory, yang sangat menginspirasi bagi dunia pendidikan dan pembangunan sarana sosial dan keagamaan di Sulawesi Selatan.
“Kami juga perlihatkan brosur rencana pembangunan Masjid Cantik untuk menjadi Destinasi Wisata Religi di Kabupaten Wajo, semoga beliau juga akan membantu Wajo dalam berbagai pembangunan sosial agama di Kabupaten Wajo nantinya,” harap Amran Mahmud.(humas)
Editor : Muh. Hamzah
















