MEDIASINERGI.CO WAJO — Raut bahagia terpancar di wajah La Cundu (80) saat Tim At-Taubah Channel Peduli Wajo menyambangi rumahnya di Desa Polewalie, Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo, Jumat 7 Februari 2020.
Warga kaum dhuafa ini mendapat bantuan dari Tim At-Taubah Channel Peduli Wajo melalui program “Sedekah Jumat” untuk membantu perbaikan rumahnya.
Diketahui, La Cundu hanya tinggal sebatang kara digubuk yang kecil nan reot. Pekerjaan sehari-harinya hanya sebagai petani kebun milik orang. “Saya kerja sebagai petani kebun nak, tapi itu punyanya orang,” katanya.
Selain La Cundu, ada juga 3 kaum dhuafa lainnya yang diberi santunan diantaranya Beda (70), Jengi (80) dan Muna (86).
Ke empat kaum dhuafa ini semuanya hidup dibawah garis kemiskinan. Untuk bertahan hidup, mereka hanya mengandalkan belas kasih dari tetangganya.
Mediator Kaum Dhuafa, Muhammad Akbar Gunawan mengatakan ke empat kaum dhuafa yang dibantu hari ini sangat miris. Pasalnya, mereka tidak memiliki apa-apa sama sekali. Bahkan, untuk penerangan rumahnya ia hanya menggunakan pelita.
“Tidak ada listrik dirumahnya. Hanya pelita saja sebagai penerang. Semoga adanya bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” katanya.
















