Pada Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi II, HA. Witman terkait dengan polemik pupuk bersubsidi mengharapkan agar Sumber Daya Manusia (SDM) petani ditingkatkan. Sementara Sekretaris Komisi II menekankan ketersediaan pupuk yang tepat Waktu. Sedangkang Anggota Komisi II, A. Bakti Werang mendorong peningkatan Inovasi PPL. Lain halnya dengan anggota Komisi II Herman Arif yang menyoroti tentang kesiapan regulasi.

Kepala Dinas Perikanan Nasfari menjelaskan bahwa sejak keluarnya Permentan No. 1 thn 2020 di awal Januari 2020, pada tanggal 14 Januari 2020, pihaknya sudah mengirimkan surat Ke kementrian Kelautan dan Perikanan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Wajo dan telah mendapat jawaban tgl 4 Februari 2020. Dengan permintaan data luasan dan kebutuhan pupuk bersubsidi.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Ashar memberikan Apresiasi kepada Komisi II atas perhatiannya kepada kami selaku mitra kerja, dan apa yang disarankan oleh anggota dewan telah dicatat.
“Sebagian sudah kami kerjakan, baik terhadap pembenahan data kelompok tani yang akan terakses pada e-RDKK, data luasan lahan pertanian serta komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian,” jelasnya.(Advertorial)
















