Home / Nasional

Minggu, 5 April 2020 - 13:19 WIB

Penjelasan Lengkap Listrik Gratis 3 Bulan

Sementara itu untuk pelanggan golongan 900 VA, pemerintah tetap
menggunakan angka pembelian listrik maksimum selama tiga bulan
sebelumnya. Nantinya, setengah jumlah listrik dari angka tersebut
akan digratiskan.

“Sementara untuk prabayar atau token 900 VA, persis seperti yang
450 VA hanya saja mereka tidak gratis, mereka hanya mendapatkan
daya gratis 50% dan itu berlaku tiga bulan untuk April, Mei, dan
Juni,” ujar Rida.

PT PLN sendiri memberikan dua akses untuk mendapatkan voucher
token listrik gratis dan diskon bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA.
Berikut ini cara lengkapnya:

Mekanisme lewat website PLN
1. Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan
langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19
2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan
ditampilkan di Layar
3. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran
yang sesuai dengan ID Pelanggan

Baca Juga:  Bersama Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris, Bupati Wajo Sambangi SKK Migas

Mekanisme lewat WA ke nomor 08122-123-123.
1. Buka Aplikasi WhatsApp
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah-satunya masukkan ID Pelanggan.
3. Token gratis akan muncul
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran
yang sesuai dengan ID Pelanggan

Pemerintah menggelontorkan Rp 3,5 triliun untuk memberikan
insentif biaya listrik bagi rakyat miskin. Kembali ke Rida, dia
mengatakan sebetulnya untuk memberikan keringanan biaya listrik
selama tiga bulan pihaknya cuma butuh Rp 3,2 triliun.

Angka itu didapatkan dari perhitungan penggunaan rata-rata
bulanan golongan 450 VA dan 900 VA dikali jumlah pengguna.
Setelah itu dikalikan tiga, karena insentif diberikan selama tiga
bulan.

“Rp 3,5 triliun itu untuk 24 juta pengguna 450 VA dan 7 juta
pengguna 900 VA pelanggan itu dikali tagihan rata rata-rata. Tapi
kita dapatnya Rp 250 miliar per bulan untuk 450 VA yang 900 VA Rp
1,1 triliun per bulan. Kalau dikali tiga maka Rp 3,2 triliun,”
kata Rida.

Baca Juga:  Pers Garda Terdepan Menjaga Optimisme dan Harapan

Meski begitu dia menilai hitungannya bisa lebih besar, pasalnya
dengan ada program kerja dan belajar di rumah konsumsi listrik
rumah tangga naik hingga 3%. Untuk itu pemerintah memberikan Rp
3,5 triliun untuk menyediakan ruang pada biaya keringanan
listrik.

“Adapun Rp 3,5 triliun itu untuk menyediakan ruang karena ada
imbauan kegiatan dirumah maka kemungkinan konsumsi rumah tangga
akan sedikit meningkat. Sementara ini akan kita pantau konsumsi
listrik di rumah tangga cenderung ada kenaikan 1-3%,” ungkap
Rida.(detik.com)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir