Home / Advertorial

Senin, 6 April 2020 - 19:16 WIB

Anggota DPRD Wajo Soroti Tidak Ada Dokter di Puskesmas Salobulo dan Puskesmas Jalang

MEDIASINERGI.CO WAJO — Anggota DPRD Kabupaten Wajo Asri Jaya A. Latif menyoroti kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo yang tidak menempatkan dokter di Puskesmas Salobulo dan Puskesmas Jalang.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo ini, sangat disayangkan Puskesmas Salobulo dan Puskesmas Jalang tidak memiliki dokter. Sementara saat ini wabah Virus covid 19 mengancam kehidupan warga.

“Masyarakat mau periksa sementara dokter di kedua Puskesmas ini tidak ada. Untung masih ada perawat dan bidan yang melayani masyarakat,” ujarnya.

Legislator dari partai berlambang mercy ini sangat menyesalkan kinerja Dinas Kesehatan yang tidak mengantisipasi kekosongan dokter di Puskesmas tersebut.

Olehnya itu, Anggota DPRD dari Dapil V ini, meminta Bupati Wajo untuk mengevaluasi kinerja dari PLT kepala Dinas Kesehatan. Selain itu penempatan dokter pada posisi jabatan struktural perlu ditinjau ulang, karena saat ini Wajo kekurangan dokter untuk posisi fungsional.

Baca juga:  Pokja II PKK Gelar Bimtek Membatik Teknik Shibori

“Inilah akibat karena tidak adanya kepala Dinas Kesehatan yang definitif, sehingga manajemen kesehatan tidak berjalan dengan baik,” ujar Asri Jaya.

Katanya, banyak keluhan yang dia terima dari masyarakat, tentang tidak adanya dokter yang stand by di Puskesmas Salobulo dan Puskesmas Jalang yang berlokasi di Kecamatan Sajoanging.

Padahal, lanjutnya, didaerah ini, masyarakat sangat rawan terpapar Virus Corona, karena ada 533 orang pendatang yang berasal dari daerah Zona merah penyebaran Virus Corona.

“Apalagi saat ini musim pancaroba, dari musim kemarau ke musim penghujan, musim ini perlu diwaspadai,” katanya.

Legislator 3 periode ini, khawatir, program Bupati tidak bisa berjalan efektif dalam bidang kesehatan karena kurangnya tenaga dokter.

Baca juga:  Kunjungi Posko Perbatasan, Bupati Wajo: Pengetatan Perbatasan Upaya Putus Mata Rantai Pecnyebaran Covid 19

“Saya khawatir program kerja Bupati Wajo dalam bidang kesehatan akan gagal, padahal itu adalah kebutuhan dasar warga,” kata Asri Jaya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr Ramlah, yang dihubungi via ponselnya, mengakui jika di Puskesmas Jalang dokter memang lagi cuti melahirkan, tetapi tetap ada kerja sama dengan Puskesmas terdekat, yang dokternya sewaktu – waktu bisa datang membantu memberikan pelayanan.

“Dan untuk Puskesmas Salobulo, Minggu kemarin sudah kita tempatkan dokter yang berstatus kontrak untuk memberikan pelayanan, tinggal Puskesmas Kera yang belum ada dokternya,” ungkapnya.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Wajo Rencana Peringati HUT RI di Lapangan Merdeka dengan Prokes Ketat

Advertorial

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pasar Disemprot Disenfektan

Advertorial

Jadi Pembicara Webinar Nasional, Amran Mahmud Paparkan Potensi Kemaritiman Wajo

Advertorial

Meningkat, Pendapatan per Kapita Masyarakat Wajo Capai Rp58,83 Juta per Tahun

Advertorial

DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna Atas Penyelesaian Pembahasan 3 Ranperda

Advertorial

Legislator Wajo Hadiri Syukuran Petani Atas Selesainya Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Mario

Advertorial

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Wajo: Pemuda Harus Memiliki Kapasitas Intelektual, Skill dan Inovasi

Advertorial

Musrenbang Tingkat Kecamatan Pitumpanua Dibanjiri Masyarakat