Padahal, lanjutnya, didaerah ini, masyarakat sangat rawan terpapar Virus Corona, karena ada 533 orang pendatang yang berasal dari daerah Zona merah penyebaran Virus Corona.
“Apalagi saat ini musim pancaroba, dari musim kemarau ke musim penghujan, musim ini perlu diwaspadai,” katanya.
Legislator 3 periode ini, khawatir, program Bupati tidak bisa berjalan efektif dalam bidang kesehatan karena kurangnya tenaga dokter.
“Saya khawatir program kerja Bupati Wajo dalam bidang kesehatan akan gagal, padahal itu adalah kebutuhan dasar warga,” kata Asri Jaya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr Ramlah, yang dihubungi via ponselnya, mengakui jika di Puskesmas Jalang dokter memang lagi cuti melahirkan, tetapi tetap ada kerja sama dengan Puskesmas terdekat, yang dokternya sewaktu – waktu bisa datang membantu memberikan pelayanan.
“Dan untuk Puskesmas Salobulo, Minggu kemarin sudah kita tempatkan dokter yang berstatus kontrak untuk memberikan pelayanan, tinggal Puskesmas Kera yang belum ada dokternya,” ungkapnya.(Advertorial)
















