“Tapi tidak sampai 24 jam berada di RS, pasien tersebut meninggal. Dokter juga telah mengambil swabnya yang akan dikirim ke BBLK Makassar untuk lebih memastikan,” terangnya.
Sebelumnya, pada tanggal 09 Mei 2020 juga terdapat satu pasien asal Kecamatan Penrang yang dirawat dengan status PDP. Kondisinya sampai hari ini semakin membaik.
“Kami berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan physical distancing, menjaga kebersihan, dan pola hidup bersih dan sehat. Serta kepada keluarga pasien untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil Swabnya dari BBLK Makassar,” imbaunya. (Adv-Humas)
Editor: Muh. Hamzah















