APDESI Soppeng Minta Kemensos Data Baru Terkait BLT

  • Bagikan

MEDIASINERGI.CO SOPPENG — Perpanjangan tangan Pemerintah Daerah (Pemda) yang tergabung di Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) se-Kabupaten Soppeng meyayangkan hasil data penerima bansos dalam bentuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari Kemensos yang di kirim ke Kabupaten/Kota sebagai acuan penyaluran bantuan masih data Lama.

Mengenai hal tersebut, Ketua APDESI Soppeng Jumaldi Bakri juga selalu Kepala Desa Mattabulu, menyuarakan kekecewaan mereka dengan keluarnya data terkait penerima Bansos dalam bentuk BLT tersebut, menurutnya sepertinya data tersebut jauh api dari panggang.

“Kami bersama Kepala Desa yang ada di Kabupaten Soppeng sangat kecewa data yang dikeluarkan Kemensos untuk penerima BLT,” ujar Jumaldi.

Pihaknya juga mengatakan, bahwa data daftar penerima bansos yang terdampak covid 19 untuk warga miskin dalam bentuk BLT yang baru keluar kemarin, dan sudah diterima oleh teman teman para Kepala Desa yang ada di Soppeng, rupanya data lama dan disinyalir hasil pendataan 2011 atau 2017.

“Data yang kami terima data yang lama, sudah banyak orangnya yang meninggal dunia dan sudah banyak juga warga sudah tergolong mampu,” tutur Kades Mattabulu mewakili para Kepala Desa.

Apabila Kemensos tetap menjalankan data tersebut yang diterima, imbasnya ke Kades sebagai garis terdepan di aduh oleh warga sendiri. Sementara data derima saja.

“Kami khwatirkan adanya kecemburuan sosial di tengah masyarakat dan berimbas kepada kepala Desa dan difitnah,” imbuhnya.(*)

Editor: H. Rukman Nawawi

  • Bagikan