Home / Sulsel

Jumat, 1 April 2022 - 11:06 WIB

Sosialisasi PUB Direktorat PSDBS di Dinsos Provinsi Sulsel

Kadis Sosial Provinsj Sulsel. Drs. HA. Irawan Bintang, MT (tengah) didampingi Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial. Drs Jamaris pada pembukaan sosialisasi PUB di aula Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Jumat, 31 Maret 2022. (Foti manaf).

Kadis Sosial Provinsj Sulsel. Drs. HA. Irawan Bintang, MT (tengah) didampingi Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial. Drs Jamaris pada pembukaan sosialisasi PUB di aula Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Jumat, 31 Maret 2022. (Foti manaf).

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Direktorat Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) terus berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat dalam rangka  untuk memberikan pemahaman terhadap kegiatan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB)  dimaksudkan untuk mengurangi tindakan penipuan oleh oknum maupun lembaga dalam mengumpulkan sumbangan maupun undian berhadiah yang seringkali di salah gunakan.

Sosialisasi dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Provinsj Sulsel, Drs. HA. Irawan Bintang, MT, yang didampingi Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sulsel, Drs.Jamari. Sosialisasi dihadiri berbagai  lembaga instansi terkait dari Dinas Sosial Kabupaten/kota, pers  dan juga pihak swasta, serta lembaga organisasi mahasiswa, Jumat, 31 Maret 2022.
Dikatakan, selama ini banyak penyelenggara undian berhadiah terlambat  menyerahkan barang tidak tertebak yang semestinya cepat dilaporkan ke Dinas Sosial.

Baca juga:  Peletakan Batu Pertama Ponpes, ini sumbangan Bupati Pinrang

Hadiah tidak tertebak itu harus dilaporkan karena hadiah yang tidak diambil oleh pemenangnya dalam waktu tertentu akan menjadi aset negara yang nantinya akan disalurkan kepada lembaga sosial yang membutuhkan.

Setiap penyelenggara undian berhadiah agar mengurus proses perizinannya demi memudahkan pemantauan dalam penyaluran hadiah, karena keterlambatan dalam pelaporan itu akan menyulitkan nanti dalam  penyaluran.

Dijelaskan, pelajaran itu maksimal harus dilakukan dalam.batas waktu 3 bulan, jika lewat waktu, maka petugas Penyidik Pegawai  Negeri Sipil (PPNS) yang  bisa melakukan penyidikan untuk dilaporkan ke kepolisian.

Dikatakan, saat ini gudang Dinas Sosial Provinsi Sulsel  dipenuhi barang hadiah, seperti TV digital, HP dan Motor yang penyalurannya harus melalui rekomendasi dari Kementerian Sosial. Jika undian tidak tertebak lambat dilaporkan maka juga akan memengaruhi  kecepatan penyaluran barang  ke lembaga kesejahteraan sosial yang membutuhkan.

Baca juga:  RS Hikmah Citra Medika Mulai Beroperasi, Bupati Wajo Harap Pasien Tak Lagi Dirujuk ke Makassar

Terkait dengan bulan suci Ramadhan, seringkali memunculkan banyak oknum yang meminta-minta di jalan, yang tentunya perlu penanganan cepat dari Dinas Sosial Provinsi maupun kabupaten/kota.

Tapi kewenangan tentunya bisa dikoirdinasikan antara Dinas Sosial Kota Makassar dengan Dinas Sosial Provinsi Sulsel. Hadir memberikan materi, Amandus Sudari dari Sub Koordinator Seksi Identifikasi Direktorat Pengelolaan  Sumber Dana Bantuan Sosial Kemensos RI, menyebutkan Permensos Nomor 4 Tahun 2021 tentang Unidan Gratis Berhadiah merupakan penyempurnaan regulasi yang mengatur pelaksanaan undian gratis berhadiah. Dengan adanya Permensos yang baru tersebut, maka pemberian izin undian berhadiah akan lebih mudah. (Manaf).

Editor: Ismail Asnawi

Share :

Baca Juga

Sinjai

Ini Upaya Pemda Wujudkan Perlindungan dan Kesejahteraan Anak di Sinjai

Sulsel

Ramah-tamah, Bupati Berharap Unhas Bisa Kembangkan Potensi di Wajo

Sulsel

Komisi III DPRD Pinrang Gelar RDP Bahas pelabuhan Kajuangin Pinrang

Advertorial

Bupati Wajo Resmikan Pembangunan Empat Ruang Kelas Baru SDN 200 Tempe

Advertorial

DPRD Wajo Gelar Sertijab dan Pemaparan Visi-Misi Bupati dan Wabup Wajo Periode 2019-2024

Sulsel

Cegah Hoax, RT-RW Mesti Bijak Menfillter  Informasi

HALO POLISI

Jadi Irup, Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Kepada 5 Satpam

Sulsel

Hasdar Sikki Terpilih Ketua PWI Takalar