Home / Nasional

Selasa, 26 Mei 2020 - 15:51 WIB

New Normal, Jurus Pamungkas Jokowi Selamatkan Ekonomi?

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada skenario terburuk imbas pandemi COVID-19 akan terperosok ke -0,5%. Capaian kuartal I-2020 saja hanya 2,97%.

Namun menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet, jika pemerintah berhasil memberlakukan era normal yang baru atau new normal tanpa membuat kasus positif virus Corona melonjak, Indonesia bisa keluar dari ancaman pertumbuhan ekonomi negatif.

Baca Juga:  Jokowi Bolehkan Tidak Mengunakan Masker

“Kalau kita melihat dari tren kuartal 1 yang tumbuh 2%, kemudian kuartal 2 ini kan memang ada kemungkinan dia lebih rendah dibandingkan kuartal 1. Menurut saya potensinya berada dikisaran maksimal kalau hitungan kami itu di 2%,” kata dia yang dilansir detikcom, Selasa (26/5/2020).

Hal itu dengan catatan jika new normal ini akan dilaksanakan di bulan Juni. Jika tidak, pihaknya memproyeksikan skenario terburuk sama seperti pemerintah, yaitu ekonomi minus 2%

Baca Juga:  Dwiyanti Musrifah Basli Buka Rakor Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Selayar

“Jadi dengan skenario ini tentu pertumbuhan ekonomi bisa relatif lebih baik, maksudnya dari prediksi-prediksi skenario terburuknya. Kalau kami kan prediksi skenario terburuknya bisa mencapai minus 2 sampai dengan akhir tahun. Tetapi dengan adanya wacana (new normal) ini kami melihatnya batas atas itu di 2% sampai akhir tahun pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir

Nasional

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Nasional

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch Diperpanjang 24 Maret 2026