MEDIASINERGI.CO WAJO — Dalam rangka penanggulangan Tuberculosis (TB) di Bumi Lamaddukkelleng, TB Care Aisyiyah Kabupaten Wajo intens melakukan intens silaturahmi dan koordinasi dengan pemerintah Kecamatan dan Desa/kelurahan.
Hari ini, Kamis, 25 Juni 2020, TB Care Aisyiyah melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan pemerintah Kelurahan Siengkang dan Maddukkelleng di Kafe Sate Jalan Irian Sengkang.
Hadir dalam pertemuan tersebut, diantaranya Koordinator TB Care ‘Aisyiyah Kabupaten Wajo Iskandar, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Wajo, Supardi, Lurah Siengkang M. Basri, Lurah Maddukkelleng Sabran dan Pendamping Desa Andi Muspida.
Koordinator TB Care Aisyiyah Kabupaten Wajo Iskandar mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Aisyiyah dalam rangka penanggulangan Tuberclosis di Wajo sehingga kegiatan koordinasi dengan pemerintah kecematan, desa dan kelurahan intens dilakukan.
Iskandar menjelaskan bahwa, yang menjadi kendala sekarang ini bahwa masyarakat tidak mau berobat kalau sudah ada tanda tanda TB, karena mereka malu dengan penyakit menular. “Mereka takut dijauhi oleh masyarakat lain kalau diketahui mengidap penyakit menular,” ungkapnya.
Makanya itu, kata dia, peran pemerintah baik itu pemerintah kecamatan samai ke pemerintah desa dan kelurahan perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan intens melakukan sosialisasi bahwa penyakit TB itu berbahaya.
“Kita harapkan pemerintah desa dan kelurahan untuk bisa bersinergi dengan membentuk kader TB dan mengannggarkan untuk sosialisasi TB ini,” harap Iskandar
















