“Memang untuk tahun ini perbaikan dan perawatan infrastruktur jalan tidak maksimal karena anggaran banyak dialihkan untuk penanganan covid-19,” terangnya.

Ia menegaskan, kondisi jalan nasional yang rusak parah di ruas Tarumpakkae – Buriko, perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu, terutama yang rusak parah di Keera-Pitumpanua akan dikerjakan mulai hari ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Wajo, Gubernur Sulawesi Selatan, DPRD Wajo, DPRD Sulsel, DPR RI, PUPR dan Balai Wilayah Jalan Nasional. Semoga semuanya cepat terealisasikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, sekelompok pemuda dari Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, tidak henti-hentinya menyampaikan aspirasi mereka terkait jalan rusak, yang dinilainya sangat berbahaya bagi warga, terutama pengendara yang melintas.(Red-rls)
Editor: Muh. Hamzah
















