“Masyarakat tidak banyak yang tahu kondisi kesehatan saya. Sebelum saya terlalu drop dan tidak bisa berbuat banyak, Jadi saya pikir, lebih baik saya mengundurkan diri, agar sy bisa fokus untuk melakukan pemulihan dan pengobatan”ujarnya.
Ia khawatir, karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan selama memegang jabatan, pelaksanaan program dan kegiatan di Dinas Sosial, P2KB dan P3AKabupaten Wajo justru terganggu ataupun tak terlaksana. Kendati demikian ia juga belum mengetahui keputusan bupati terkait surat pengunduran dirinya tersebut.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wajo, Herman mengatakan pengunduran diri drg. Muhammad Dahnial sebagai Kepala Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A) kabupaten Wajo, adalah hal manusiawi dan dapat dipahami.
“Keputusan diterima atau tidak merupakan Bupati. Bisa diterima atau bisa ditolak tergantung pertimbangan dari Bupati,” ujarnya.(Hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















