Direktur Fakir Miskin Kemensos A. Muhammad Asnandar menyampaikan bahwa jumlah warga miskin diwajo sekitar 6,7 %. “Kita berharap tahun depan bisa menurun di angka 5%,” ujarnya.
Muhammad Asnandar menjekaskan, program yang ada di Kemensos yaitu bantuan pangan non tunai atau disebut bantuan sembako dan bantuan sosial tunai yang diberikan kepada masyarakat terdampak covid 19 melalui PT. Pos, dan sekarang sudah berjalan sesuai target sekitar 9 juta orang. ”
“Ada tambahan Rp500 ribu bagi penerima sembako non PKH dan bagi PKH mendapat bantuan beras 15 kg dari Bulog melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan,” pungkasnya.
Asnandar berharap pendamping sembako dan pendamping PKH agar selalu berkoordinasi. “Saya harapkan agar pendamping selalu berkoordinasi seperti arahan dah harapan pak bupati” imbuhnya. (Hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















